Home Headline News Lagi Pikat Burung, Mustadi Tewas Diterkam Harimau

Lagi Pikat Burung, Mustadi Tewas Diterkam Harimau

0
Jajaran Polsek Kota Agung dan Polsek Semendo dibantu warga, mengevakuasi jenazah Mustadi, warga Desa Pajar Bulan, Semendo Darat Ulu yang tewas diterkam harimau, Kamis dini hari (12/12). Foto : POLSEK KOTA AGUNG FOR PALPRES

LAHAT, PE – Masih segar diingatkan teror harimau yang menewaskan Kuswanto (48) warga Desa Pulau Panas, Kecamatan Tanjung Sakti Pumi, lalu, Marta warga Dusun Tebat Benawa, Kecamatan Dempo Selatan, Kota Pagaralam.

Binatang buas tersebut kembali menyerang Mustadi (52) beralamatkan Desa Pajar Bulan, Semendo Darat Ulu saat memikat burung di dalam hutan selepas menggiling padi, Kamis (12/12), sekitar pukul 17.30 WIB.

Saksi mata sekaligus pemilik kebun Irian (32) warga Desa Pajar Bulan, Kecamatan Semendo Darat Ulu menerangkan, bahwa selepas bersama menggiling kopi, saksi membongkar mesin kopi dan korban mengambil pikat burung.

“Pada saat itu saya melihat ada harimau, dan langsung berteriak ada harimau kepada korban. Harimau itu langsung menerkam, saya lalu langsung berlari ke pondok dan membuat suara gaduh dengan memukul seng yang ada di pondok,” ucapnya.

Ia menambahkan, tak lama harimau tersebut meninggalkan korban. Saat saksi hendak mendekati korban bermaksud menolong, harimau kembali mendekati korban. “Sehingga kembali meninggalkan korban, dan menyelamatkan diri berlari ke pondok dan tidak berani mendekati korban,” beber Irian.

Sementara itu, Kapolres Lahat, AKBP Ferry Harahap SIK Msi melalui Kapolsek Kota Agung, Iptu Freddy Rajagukguk membenarkan, adanya laporan dari warga Desa Pajar Bulan, Kecamatan Semendo Darat Ulu, yang tewas diterkam harimau di dalam Hutan Seribu Hataran Pedamaran.

“Kita langsung menuju TKP dengan berkoordinasi dengan jajaran Polsek Semendo, dibawah pimpinan Kanit Binmas, Iptu Awan Setiadi sekitar pukul 23.00 WIB,” paparnya.

Ia menyebutkan, tujuh orang anggota dan 65 warga Desa Pajar Bulan dan Rekimai mendatangi TKP, untuk mengevakuasi korban serta warga sedang berkebun.

“Kita bersama-sama mendatangi TKP, mengevakuasi korban termasuk warga yang ada di kebun, untuk kembali ke rumah masing-masing,” jelas Freddy.

Freddy menambahkan, korban tewas mengalami luka-luka robek tidak beraturan dibagian leher, dada sebelah kiri terbuka dengan tulang rusuk hilang, 1/3 kaki kanan hilang, termasuk otot betis kaki kiri hilang dan kaki hilang.

“Evakuasi selesai dilaksanakan, sekitar pukul 04.00 WIB, Jumat dini hari (13/12). Kemungkinan makanan yang ada di hutan sudah sulit didapat, sehingga harimau tersebut menyasar ke perkebunan warga,” terangnya.

Langkah yang dilakukan, masih kata dia, berkoordinasi dengan BKSDA Isau Isau untuk ke lapangan guna melumpuhkan harimau tersebut dan mendatangi TKP untuk mengevakuasi korban serta masyarakat di sekitar lokasi perkebunan warga.

“Koordinasi dengan Polsek Semendo, lalu mengimbau kepada warga agar tidak pergi berkebun, terpenting jangan sampai sendirian,” pungkas Freddy. BRN

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here