Home Sumsel Lakukan Kunker, Kapolda Ingin Kenal dekat Bersama Warga Muba

Lakukan Kunker, Kapolda Ingin Kenal dekat Bersama Warga Muba

0
Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Firli M. Si saat memberi keterangan pada pers, disela-sela kunkernya ke Muba.

SEKAYU, PE- Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Selatan Irjen Pol Drs Firli M. Si melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kabupaten Musi Banyuasin. Dimana dalam Kunker tersebut jenderal bintang dua di pundaknya ini, mengakui ingin mengenal lebih dekat masyarakat.

“Ya, yang pertama kunker ini ingin mengenal masyarakat Muba. Dan juga mengenalkan diri, ” kata Kapolda kepada awak media, Selasa (13/8).

Yang kedua, lanjutnya, ingin membantu program-program pemerintah. Sebab, kepolisian dan pemerintah harus bersinergi, apalagi sekarang musim kemarau tentu pasti ada Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

“Nah, seperti itulah yang harus dibangun, salah satunya dengan berkoordinasi melakukan pencegahan bersama, ” ucapnya.

Dimana, Kapolda menjelaskan, bahwa pada 10 Juli lalu, tahap pertama dalam penanggulangan yaitu melakukan mitigasi guna mengurangi resiko bahaya kebakaran, dan yang kedua mengeluarkan imbauan serta maklumat dengan ditandatangani Kapolda, Pangdam II/Swj dan Gubernur Sumsel, dengan isi Maklumat tersebut mengenai imbauan jangan membuka lahan dengan dibakar.

Sebab, hal itu dilarang sesuai Undang-undang Nomor 41 tahun 1999 terkait dengan hutan dengan ancaman hukuman, bila sengaja membakar sehingga menyebabkan kebakaran dipenjara mencapai 15 tahun kurungan dan denda sebesar Rp 5 miliar.

“Jadi saya mengajak masyarakat untuk memberikan dukungan kepada kita semua supaya tidak membuka lahan dengan dibakar, kalau dibakar ruginya besar salah satu kesehatan terganggu, ” jelasnya.

Lalu, lebih lanjut Firli menambahkan, dalam membangun bangsa tidak bisa hanya satu orang maupun satu kelompok, sehingga perlu sinergi maupun kebersamaan seluruh penduduk tanpa mengenal batas, suku, agama, ras, dan golongan. Dan kegiatan ini juga merupakan tindak lanjut, dari inisiasi pada 20 Juli lalu, yaitu merajut kebhinekaan, hidup dalam kebersamaa, keberagaman serta hidup guna bakti dalam negeri untuk Indonesia lebih unggul.

“Saya kira itu saja yang disampaikan, ” pungkas jebolan AKPOl tahun 1990 ini. SAF

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here