Home Headline News Langkah ke 8 Besar Tertunda

Langkah ke 8 Besar Tertunda

0
Skuat SFC merayakan gol Ahmad Ihwan, yang menyamakan kedudukan sementara menjadi 1-1, saat kontra PSMS Medan, Selasa (1/10). FOTO ALHADI FARID/PALPRES.

PALEMBANG, PE- Skuad Laskar Wong Kito terpaksa harus menunda keinginan untuk memastikan lolos melaju ke babak 8 besar Liga 2 2019. Setelah harus takluk dari PSMS Medan dengan skor 2-1 di Stadion Gelora Siriwjaya Jakabaring (GSJ) Palembang, Selasa (1/10).

Dimana gol Sriwijaya FC diciptakan Ahmad Ihwan di menit ke-18. Sedangkan dua gol tim tamu tercipta melalui sundulan Ilham Fathoni di menit ke-7 serta sepakan Muhammad Renggur, saat laga memasuki menit 65.

Sejak wasit meniupkan peluit tanda dimulainya pertandingan, kedua tim langsung berinisiatif melancarkan serangan. Sriwijaya FC yang ingin memastikan satu tiket delapan besar mengincar gol cepat. Sedangkan PSMS yang ingin menjaga asa lolos ke fase selanjutnya. Sejumlah peluang pun sudah tercipta di menit-menit awal hingga tim tamu mampu menciptakan gol lebih dulu di menit ketujuh.

Berawal dari sepak pojok, Ilham Fathoni yang tanpa pengawalan sukses memperdaya penjaga gawang Sriwijaya FC, Galih Sudaryono. Bola yang mengarah tepat ke kepalanya langsung dia sundul dan membawa PSMS unggul 1-0.

Tertinggal satu gol, Sriwijaya FC kian meningkatkan intensitas serangan. Hasilnya Sriwijaya FC berhasil menyamakan kedudukan di menit ke-18. Melalui kerjasama satu dua Anis Nabar dan Hendri Satriadi, bola yang diteruskan kepada Ahmad Ihwan berhasil merubah kedudukan menjadi 1-1.

Kedudukan sama kuat bertahan hingga jeda. Memasuki interval kedua, Sriwijaya FC yang butuh kemenangan bermain lebih agresif. Namun bukannya menciptakan gol, Sriwijaya FC justru harus kecolongan di menit ke-65.

Adalah Muhammad Renggur yang membuat publik Sumatera Selatan kembali terdiam. Lolos dari pengawalan lini belakang Sriwijaya FC, Muhammad yang berdiri bebas melesakkan tendangan keras ke pojok kanan gawang. PSMS kembali unggul 2-1.

Dalam sisa pertandingan, tim kebanggaan masyarakat Sumsel terus berupaya untuk dapat menyamakan skor. Sayangnya tidak ada satu pun peluang yang berhasil berbuah gol. Skor 2-1 untuk kemenangan PSMS bertahan hingga laga usai.

Baca Juga  Peringkat SFC Melorot, Zulkifli Cidera

Hasil ini membuat SFC tertahan di posisi runner up dengan koleksi 37 poin dari 20 pertandingan. Sementara PSMS naik satu peringkat ke posisi kelima dengan 31 poin dari 19 laga.

Tambahan tiga poin ini sekaligus membuka asa PSMS lolos ke delapan besar. PSMS kini hanya berselisih satu angka PSCS Cilacap di peringkat keempat, atau batas akhir lolos delapan besar. Dengan tiga laga tersisa, PSMS sangat mungkin mampu menembus empat besar klasemen, sekaligus melaju ke fase selanjutnya.

“Saya sampaikan permohonan maaf pada suporter, dan ini menjadi kekalahan kedua di home. Tentu hasil ini tidak sesuai dengan keinginan kita yang mau meraih kemenangan,”ujar Pelatih Sriwijaya FC, Kas Hartadi.

Selama pertandingan, dikatakan eks pelatih Kalteng Putra ini, sebenarnya Sriwijaya FC jauh lebih menguasai. Jumlah peluang dan gelombang serangan pun lebih sering diciptakan anak asuhnya. Hanya saja kelengahan yang terjadi, dan mampu dimanfaatkan tim tamu yang bermain disiplin.

“Kita sudah tekankan untuk pressing lawan. Namun memang kita kurang konsentrasi. Walaupun menguasai pertandingan, tapi kita kecolongan melalui serangan balik, kita lengah, dan lupa terhadap pertahanan,” jelasnya.

Di sisi lain, Pelatih PSMS Medan, Jafri Sastra, bersyukur anak asuhnya mampu meraih kemenangan dari Sriwijaya FC di Palembang. Dia menilai kemenangan ini amat krusial, demi menjaga peluang timnya melaju ke babak delapan besar.

“Permainan konsisten dan disiplin pemain. Bagi saya kemenangan ini sangatlah berharga, tiga angka ini sangat krusial demi menjaga persaingan,”tandasnya. JAN

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here