Home Headline News Lawyer APPI Resmi Cabut Gugatan 28 Eks Pemain SFC

Lawyer APPI Resmi Cabut Gugatan 28 Eks Pemain SFC

0
Jannes Silitonga SH salah satu Lawyer APPI menunjukkan akta perdamaian antara 28 eks pemain dengan Sriwijaya FC.

PALEMBANG, PE- Setelah sempat mengugat manajemen Sriwijaya FC karena keterlambatan pembayaran gaji pemain, akhirnya eks pemain SFC melalui Jannes Silitonga SH salah satu Lawyer Asosiasi Pesepakbola Professional Indonesia (APPI) mencabut gugatan yang mereka layangkan dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Palembang, Rabu (10/7). Soalnya SFC sudah membayarkan hak 28 eks pemain, dengan nilai Rp 2,8 Miliar.

“Hari ini kita akan menyampaikan akte perdamaian atau acta van dading antara APPI mewakili pesepakbola professional bersama pihak klub Sriwijaya FC, yang sudah membayarkan hak eks pemain Sriwijaya FC sebanyak 2,8 Miliar untuk seluruh 28 pemain. Selanjutnya, kita dari penggugat akan mencabut gugatan dan sidang akan selesai,”terangnya.

Sementara itu, Faisyal Mursyid selaku yang diamanatkan PT Sriwijaya Optimis Mandidi (SOM) selalu pengelola SFC menerangkan, agenda hari ini pihak tergugat akan mencabut gugatan mereka karena pihak klub Sriwijaya FC karena telah menyelesaikan gaji para pemain musim lalu. “Artinya ini sudah selesai dan tidak ada masalah lagi, karena penggugat telah resmi mencabut gugatan mereka,”ujarnya.

Sebelumnya,Sriwijaya FC hampir saja gagal mengikuti kompetisi Liga 2 2019. Penyebabnya adalah tunggakan utang kepada pemain lama dengan nilai total Rp 3 Miliar. Bersyukur sudah ada dana talangan, yang menyelamatkan Sriwijaya FC.

Sempat mencuat informasi para pemain tersebut melaporkan perihal tersebut ke Asosiasi Pemain Profesional Indonesia (APPI), lantaran tidak mendapat titik temu dengan manajemen lama. Selanjutnya APPI beberapa kali berkirim surat ke PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) selaku pemilik Sriwijaya FC. Mengalami kebuntuan, akhirnya APPI membawa kasus ini ke pengadilan. Ancamannya adalah Sriwijaya FC dilarang berkompetisi di Liga 2 2019, apabila gagal menyelesaikan persoalan tersebut.

PT SOM sebenarnya sempat memberi solusi melalui dana subsidi dari PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB). Namun PSSI mengingatkan Sriwijaya FC, bahwa kewajiban kepada pemain tidak ada hubungan langsung dengan dana subsidi yang belum turun. Artinya, PSSI meminta Sriwijaya FC melunasi utang ke pemain tanpa menunggu dana subsidi PSSI.

Situasi ini jelas sangat memberatkan, mengingat biaya untuk pelunasan tersebut sangatlah besar. Belum lagi klub harus terus berjalan, sembari merekrut tim untuk menjalani kompetisi Liga 2 2019.

Direktur Utama PT SOM Asfan Fikri Sanaf menyatakan, klub butuh dana besar untuk terus berlangsung. “Solusinya cuma satu, kita cari pinjaman ke pihak ketiga. Alhamdulillah, Pak Hendri Zainuddin dengan penuh keikhlasan memberikan dana talangan Rp 3 Miliar untuk melunasi utang ke pemain,” ujar Asfan.JAN

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here