Home Headline News Mahasiswa Asal Belanda di Sumsel Tak Terjangkit Corona

Mahasiswa Asal Belanda di Sumsel Tak Terjangkit Corona

0
Yusri, Kepala Seksi Surveillance Imunisasi Dinas Kesehatan Sumatera Selatan.

PALEMBANG.PE- Seorang mahasiswa asing asal Belanda bernisial M, yang belajar di Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya dalam program pertukaran pelajar, dinyatakan tidak terjangkit Virus Corona. Itu diketahui, setelah M melewati masa pemantauan selama 14 hari di rumahnya.

Sebelumnya beredar kabar bahwa mahasiswa asing tersebut dalam pemantauan Satgas Penanggulangan Covid-19 atau Virus Corona Sumatera Selatan, setelah mendapat kunjungan dari ibunya asal Belanda, yang positif terkena wabah virus Corona. Kunjungan tersebut berlangsung selama beberapa hari di Palembang, pada 26 Februari 2020 lalu.

“Perlu saya luruskan, ibu dari M ini negatif Corona saat diperiksa di Belanda sana. Dan mahasiswa ini memang termasuk orang dalam pemantauan dan tidak dirawat,” kata Kepala Seksi Surveillance Imunisasi Dinas Kesehatan Sumatera Selatan Yusri kepada awak media di ruang kerjanya, Rabu (18/3/2020).

Dikatakan Yusri, mahasiswa asing tersebut telah menjalani masa pemantauan selama 14 hari di RSMH Palembang. “Ini sudah hari ke-15. Jadi dinyatakan clear. Tidak ada masalah,” ucapnya.

Sebanyak tiga orang pasien terduga terjangkit Virus Corona, dalam pemantauan di ruang isolasi Rumah Sakit Muhammad Husein (RSMH) Palembang.

“Pasien dalam pemantauan yang dirawat di ruang isolasi RSMH ada tiga orang. Pasien pertama ASI, usia 13 tahun, perempuan. Anak ini siswa di sebuah sekolah di Jakarta. Karena di sana sekolah diliburkan, jadi dia pulang ke Lubuk Linggau,” kata Yusri.

Pasien tersebut, ia mengatakan, menderita batuk, pilek, dan sesak napas sejak di Jakarta. Sehingga dia berobat ke RS Siloam di Lubuk Linggau. Lalu dirujuk ke Lahat, dan kemudian dibawa ke RSMH. “Kondisinya saat ini baik, pakai infus dan tidak pakai oksigen,” tukasnya.

Pasien kedua yang dirawat, ia melanjutkan, inisial ARD usia 30 tahun berjenis kelamin laki-laki. Dia penduduk Palembang, tapi menderita penyakit di Jakarta. “Kondisi saat ini baik. Pakai infus tidak pakai oksigen,” ucapnya.

Baca Juga  Dua Pasien PDP OKU Timur Dinyatakan Negatif Corona

Pasien ketiga berinisial RS usia 41 tahun berjenis kelamin laki-laki. Dia warga Jakarta, namun saat sakit sedang berada di Palembang. Pasien ini berprofesi sebagai sales.

Sementara dua orang pasien dari Empat Lawang yang juga menderita demam, batuk dan pilek sepulang dari Malaysia, tidak masuk pasien dalam pemantauan (PDP). Melainkan orang dalam pemantauan (ODP).

“Mereka ini, satu orang ibu dan bayinya berusia tiga bulan. Keduanya rawat jalan. Orang batuk pilek dari negara terjangkit Corona, patut dicurigai. Setelah dilakukan assesment dari RSMH, mereka tidak masuk dalam kriteria untuk dirawat. Sehingga dipulangkan,” ucapnya. CIT

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here