Home Headline News Meski SD SMP di Palembang Libur, Siswa Madrasah Tetap Belajar

Meski SD SMP di Palembang Libur, Siswa Madrasah Tetap Belajar

0
PULANG LEBIH CEPAT Siswa SDN 130 Palembang yang sudah datang ke sekolah terpaksa dipulangkan lebih cepat. Hal ini dilakukan setelah adanya instruksi dari Disdik Palembang karena asap tergolong bahaya untuk kesehatan. Kebijakan libur sekolah ini berlaku selama tiga hari kedepan, Senin (23/9) hingga Rabu (25/9). Foto : Alhadi Farid Palpres

PALEMBANG, PE – Madrasah yang ada di bawah Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Sumatera Selatan dipastikan tetap melaksanakan kegiatan belajar mengajar. Hanya saja, waktu pelaksanaan kegiatan belajar mengajar digeser satu jam dan setiap mata pelajaran dikurangi 10 menit.

Hal ini diketahui setelah adanya surat edaran yang dikeluarkan Kanwil Kemenag Sumsel dan ditandatangani Kepala Kanwil Kemenag Sumsel HM Alfajri Zabidi. Dalam surat edaran tersebut, pergeseran jam masuk kegiatan belajar mengajar dari pukul 07.00 WIB menjadi pukul 08.00 WIB.

Tak hanya itu, setiap mata pelajaran dikurangi 10 menit, seperti Madrasah Aliyah dari awalnya 45 menit untuk satu mata pelajaran menjadi 35 menit. Kemudian Madrasah Tsanwiyah (MTs) semula 40 menit menjadi 30 menit dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) semula 35 menjadi 25 menit dan Raudhalatul Athfal (RA) menyesuaikan.

Dalam surat edaran itu juga, HM Alfajri Zabidi menghimbau agar menggunakan masker saat melakukan kegiatan di luar madrasah. “Jika situasi udara dinyatakan sangat tidak sehat oleh pihak terkait yang disebabkan peningkatan kabut asap, maka kegiatan belajar di satuan pendidikan bersifat fakultatif. Batas waktu surat edaran kegiatan belajar akan ditentukan dan dikoordinasikan dengan pihak terkait, sebagai dasar kebijakan,” terangnya dalam surat edaran tersebut.

Sementara itu, Dinas Pendidikan Kota Palembang meliburkan kegiatan belajar siswa tingkat SD dan SMP selama tiga hari kedepan, Senin (23/9) hingga Rabu(25/9). Hal ini dikarenakan kabut asap dinilai sudah sangat mencemari udara sehingga berbahaya untuk kesehatan.

“Iya, kita liburkan selama tiga hari dari tanggal 23-25 September. Jika kondisinya masih berbahaya nanti kita akan tambah lagi hari liburnya,” terang Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang, Ahmad Zulinto, Senin (23/9).

Dia menjelaskan, kebijakan ini dilakukan berdasarkan informasi Dinas Kesehatan Lingkungan Hidup (DLHK) dan Dinas Kesehatan Kota Palembang yang menyatakan jika kualitas udara Kota Palembang tergolng berbahaya.

“Sudah kami sebarkan informasinya melalui telepon dan Watshapp kepada sekolah-sekolah, dan surat resminya akan segera menyusul hari ini juga,” ujarnya.

Zulinto menjelaskan, siswa SD dan SMP dinilai sangat rentan terkena penyakit jika menghirup udara yang tidak sehat. Sebab, paru-paru anak-anak tidak sekuat seperti paru-paru orang dewasa. “Upaya ini kita ambil untuk menyelamatkan warga sekolah (siswa dan guru) di Palembang. Jangan sampai mereka sakit,” terangnya. RIS

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here