Home TMMD Miris, Rumah Salbiyah Berdinding Daun Rumbia

Miris, Rumah Salbiyah Berdinding Daun Rumbia

0

PALEMBANG, PE – Kondisi rumah Salbiah (41), warga Kampung Sungai Rengas, RT 24, RW 04, Kelurahan Pulokerto, Kecamatan Gandus, Palembang, sangat memprihatinkan. Rumah berkonsep panggung milik janda beranak dua ini hanya berdinding daun rumbia yang berada di perairan Sungai Musi. Setiap hari, Salbiah bersama dua anaknya yang masih sekolah harus menggunakan perahu ketek untuk beraktivitas keluar rumah.

Dari hasil pantauan Palembang Ekspres, daun rumbia yang dijadikan Salbiah sebagai sandaran tubuh satu keluarga ini sudah sangat kering. Susunan daun tak lagi rapi karena dihempas angin sehingga menambah kesan kumuh bagi rumah yang ditempati wanita yang ditinggal mati suaminya tersebut. Bahkan, kondisi rumah Salbiah pun terlihat nyaris roboh karena tiang penyangga sudah miring. Dikhawatirkan membahayakan keselamatan Salbiah bersama dua anaknya, Mariah dan Maryani.

Kondisi ini rupanya menyedot perhatian Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD ke 104 Kodim 0418/Palembang Letkol Inf Honi Havana, M.MDS. Perwira Melati Dua ini secara spontan berkunjung ke rumah keluarga Salbiah yang berada Pulau Pulokerto, Selasa (5/3).

Untuk menuju rumah Salbiah, Komandan Kodim (Dandim) 0418/Palembang harus mengganti perahu lebih kecil. Mengingat, rumah Salbiah sendiri berada di perairan Sungai Musi dengan kedalaman lebih rendah. Usai meninjau, Dansatgas TMMD ini langsung memprogramkan bedah rumah Salbiah sebagai sasaran tambahan dalam program TMMD ke 104 Kodim 0418/Palembang.

“Ada dua unit rumah tidak layak kita bedah secara terencana, namun khusus rumah ibu Salbiah kita masukkan sebagai sasaran tambahan karena kondisinya mendesak dan tidak bisa ditunda untuk direnovasi,” terang Letkol Inf Honi Havana, M.MDS kepada Palembang Ekspres, kemarin.

Meski dengan kondisi tersebut, sambung Dandim Palembang, dua anaknya yang kini belajar di tingkat SD dan SMP tetap semangat sekolah. Tidak hanya itu, Salbiah yang bekerja sebagai buruh serabutan juga tetap semangat mencari uang agar anaknya tetap bisa sekolah.

“Salutnya, dengan kondisi berat, dua anaknya tetap semangat belajar, ini yang harus diapresiasi dan didorong agar semangat itu tidak kendor,” ujarnya.

Untuk itulah, Letkol Honi memastikan perbaikan rumah Salbiah akan dimulai Kamis (7/3) nanti. Luas rumah dari sebelumnya berukuran 2×3 meter akan diperlebar menjadi 4×6 meter sehingga lebih luas untuk kehidupan tiga beranak tersebut. Sementara, rumah akan dibangun berkonsep panggung berbahan kayu.

“Pengerjaan rumah dilakukan secara gotong royong dengan masyarakat, materialnya nanti akan kita distribusikan lewat kapal. Pekerjaan bedah rumah ini kita targetkan selesai dua hari agar ibu Salbiah bersama dua anaknya ini bisa menempati rumah yang layak huni,” ujar Dandim.

Sementara itu, Salbiah mengaku sangat bersyukur dengan program bedah rumah TMMD ke 104 Kodim 0418/Palembang. Walau tidak ada firasat, Salbiah mengaku bedah rumah tersebut merupakan karunia Allah SWT.

“Saya tidak menyangka akan dikunjungi bapak tentara ini, saya sangat bersyukur rumah kami direnovasi, hanya Allah yang bisa membalas kebaikan mereka,” lirihnya. RIS

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here