Home Headline News Misi Tuntaskan Dendam

Misi Tuntaskan Dendam

0
Kas Hartadi (dua dari kiri) dan Widodo C Putra (dua dari kanan) dalam jumpa pers jelang laga semifinal Liga 2 di Stadion Depati Gianyar, Bali Jumat (22/11).

PALEMBANG, PE- Bersua Persita Tanggerang dalam semifinal Liga 2 2019 di Stadion Depati Gianyar, Bali pada Jumat (22/11), Sriwijaya FC mengusung misi balas dendam setelah dua kali menelan kekalahan pada babak penyisihan grup.

Pelatih Kepala Sriwijaya FC, Kas Hartadi mengatakan, sebelum melawan Persita anak asuhnya hanya memiliki 3 hari untuk mempersiapkan pertandingan 4 besar dan optimis dengan semua pemainnya.

“Untuk persiapan 4 besar kita hanya punya persiapan 3 hari aja itu juga cuma kita pergunakan untuk recovery, mudah mudahan pertandingan besok berjalan dengan lancar tidak ada halangan dan masalah apapun,” ujarnya, Kamis (21/11).

Sebelum berlangsungnya duel seru ini, kedua tim sebelumnya juga pernah di temukan pada babak penyisihan dan memang Sriwijaya FC mengalami kekalahan telak.

“Memang kita punya pemain yg sudah berumur semua, termasuk Ambrizal, Bobby dan Zulkifli, kita juga tahu kecepatan lemain pemain depan Persita. Jadi kita cuma antipasi aja mengimbangi kecepatan mereka,” terangnya

Sementara, Pelatih Persita Tangerang Widodo C Putra menegaskan timnya telah melupakan yang lalu dan siap memberi pelajaran lagi pada Sriwijaya FC. Seluruh pemain Persita pun dalam kondisi fit, dan siap bertanding untuk memperebutkan satu tempat di final.

“Setiap pertandingan menjadi sama pentingnya, siapapun yang menjadi lawan,” jelasnya.

Dikatakan Widodo, ia juga menerangkan bahwa Persita siap bermain di semifinal walau persiapannya terbilang mepet.

“Persita datang ke Bali siap untuk melaksanakan pertandingan besok. Mudah-mudahan pertandingan lancar dan bisa dinikmati oleh semua pecinta sepak bola Indonesia. Sebelum kick off, kesempatan semua tim itu sama. Bisa memenangkan, bisa dikalahkan, bisa mengalahkan,” tandasnya.

Untuk itu lanjut Kas, Jadi tetap fokus untuk pertandingan sebelum permainan. Jadi saya harapkan kemarin itu adalah kompetisi masa lalu. Menang berapa kalipun tidak ada pengaruhnya untuk saat ini.

Baca Juga  Antara Kas dan Budiardjo

“Yang ada pengaruhnya untuk lolos tidaknya adalah pertandingan besok,”tambahnya

Sebagai pelatih, Widodo dan staffnya sudah mempersiapkan sejumlah strategi khusus untuk menghadapi Sriwijaya FC. Walau pun demikian, kunci utamanya ada di pemain.

” Kelemahan dan kelebihan itu adalah bagian dari sepak bola. Jadi taktikal hanya diberikan saat latihan. Tapi dalam permainan, itu ditentukan oleh pemain sendiri. Jadi saya berharap pemain siap untuk pertandingan besok,” pungkasnya.JAN.

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here