Home Headline News Museum Subkoss Garuda Sriwijaya Membuka Pameran Sejarah Sebulan Gratis

Museum Subkoss Garuda Sriwijaya Membuka Pameran Sejarah Sebulan Gratis

0
GUNTING PITA : Sejarawan Kota Lubuklinggau, H Suwandi didampingi Sekretaris Disbudpar Sumsel, Fitriana, Kepala Disdikbud Lubuklinggau, H Tamri dan Kepala UPT Museum Negeri Sumsel Balaputra Dewa, H Chandra Amprayadi melakukan pengguntingan pintu di pintu masuk Museum Subkoss Garuda Sriwijaya sekaligus membuka pameran temporer sebulan penuh di museum ini, Rabu (9/10). Inzert: dua koleksi Museum Subkoss yakni Al Quran kuno dan senjata tajam yang digunakan pejuang kemerdekaan.

LUBUKLINGGAU, PE – Dua hari berturut-turut, mulai Senin (7/10) menggelar Lomba Permainan Tradisional antara lain enggrang, ca’engkleng, pantak lele, balap ban, dan yeye. Kemudian Selasa (8/10) menyelenggarakan Lomba Tari Tradisional. Museum Subkoss Garuda Sriwijaya Lubuklinggau seolah tengah berpesta.

Untuk terus meramaikan sekaligus mengenalkan kembali keberadaan museum yang berlokasi di Jalan Garuda, nomor 1, Bandung Kanan, Kecamatan Lubuklinggau Barat 2, selama sebulan kedepan pengelola Museum Subkoss menghelat Pameran Temporer yang dapat disaksikan tanpa dipungut sepeserpun tiket masuk, alias gratis.

Pameran temporer ini sendiri telah dibuka secara resmi pada Rabu (9/10) oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), H Aufa Syahrizal diwakili Sekretaris Disbudpar Sumsel, Fitriana dan Wali Kota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe diwakili Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Lubuklinggau, Dr H Tamri MM. Pembukaan pameran berbarengan dengan gebyar Lomba Menggambar dan Mewarnai diikuti ribuan anak PAUD/TK se-Kota Lubuklinggau.

“Pameran benda bersejarah di Subkoss Garuda Sriwijaya Lubuklinggau dibuka selama jam kerja secara gratis sejak Rabu (9/10) hingga satu bulan kedepan. Terbuka untuk umum, terutama untuk pelajar dan penggiat sejarah yang hendak hadir belajar dan melihat koleksi koleksi benda sejarah,” beber Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Museum Negeri Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), H Chandra Amprayadi melalui Koordinator Museum Perjuangan Subkoss Garuda Sriwijaya, Eva Kusmalwati, Kamis (10/10).

Dia mengimbau peserta didik atau pelajar mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) Kota Lubuklinggau dan sekitarnya untuk hadir dalam pameran tersebut. Sebab kegiatan ini sangat berharga bagi pelajar dalam mengedukasi nilai-nilai sejarah dalam kehidupannya.

Baca Juga  Mengoptimalkan Fungsinya, Museum Subkoss Garuda Sriwijaya Selenggarakan Lomba Permainan Tradisional

“Selain mengenalkan bahwa di Lubuklinggau ada Museum Subkoss (Sub Komando Sumatera Selatan). Pameran ini juga mengedukasi pelajar tentang nilai-nilai sejarah merebut kemerdekaan. Serta menampilkan bukti-bukti sejarah yang tersimpan rapi di museum ini,” ujar Eva.

Apabila dalam waktu satu bulan ini berhasil, kata Eva, maka akan jadi pertimbangan untuk dilanjutkan dengan jangka waktu yang lebih panjang. Sekedar diketahui, banyak hal yang perlu dipelajari tentang Museum Subkoss ini di antaranya bahwa Kota Lubuklinggau memiliki peran dalam kemerdekaan dengan bukti sejarah nyata.

“Banyak benda bersejarah yang tersimpan di Museum subkoss. Ada peta perjuangan, sepasang bendera merah putih, senjata-senjata perang, kitab suci Al Quran kuno tulisan tangan pemberian Masjid Agung Palembang, dan banyak lagi,” ungkapnya.

Selain itu juga, masih kata Eva, kegiatan pameran juga bertujuan untuk mendekatkan museum dengan masyarakat. Selama ini Subkoss kurang terawat karena kurang dikunjungi. “Kini kita rubah paradigma itu. Kita buat Subkoss lebih dekat dengan masyarakat dengan tagline Museum di Hati,” tutupnya. AFA

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here