Home Internasional Pelajar Indonesia Diduga Perkosa 195 Pria

Pelajar Indonesia Diduga Perkosa 195 Pria

0

INGGRIS.PE – Reynhard Sinaga, pelajar asal Indonesia dijatuhi hukuman seumur hidup karena dituduh telah melakukan pemerkosaan terhadap 195 pria di Inggris. Aksi pemerkosaan itu, dilakukan selama dua setengah tahun.

Sinaga membujuk korban ke tempat tinggalnya kemudian membiusnya dengan memasukan obat ke minuman. Dilaporkan Theguardian, Sinaga disebut sebagai pemerkosa paling produktif sepanjang sejarah Inggris. Dia terbukti telah melakukan 159 pelanggaran, termasuk 136 perkosaan, yang difilmkannya di dua ponsel miliknya. Polisi belum mengidentifikasi setidaknya 70 korbannya.

Pada hari Senin, Sinaga dijatuhi hukuman penjara seumur hidup dengan jangka waktu minimal 30 tahun, mengakhiri pemadaman media selama dua tahun di akhir persidangan keempatnya.

Sinaga sudah menjalani 88 hukuman seumur hidup bersamaan dengan minimal 20 tahun sebelum ia dapat dipertimbangkan untuk pembebasan bersyarat setelah dua persidangan pertamanya, yang terkait dengan 25 korban dan didengar antara 2018 dan tahun lalu.

Dia dijatuhi hukuman pada hari Senin untuk persidangan tiga dan empat, di mana dia dihukum karena penghitungan terkait dengan 23 korban lebih lanjut. Semua kecuali empat dari 48 korban yang kasusnya dibawa ke pengadilan diperkosa.

Hakim Suzanne Goddard QC menggambarkan Sinaga sebagai orang yang berbahaya, sangat terganggu dan sesat tanpa rasa realitas, yang seharusnya tidak pernah dibebaskan dari penjara.

Hakim mengatakan dia sangat mempertimbangkan untuk memerintahkan Sinaga menjalani hukuman seumur hidup, yang berarti dia tidak akan pernah dibebaskan, yang akan menjadi hukuman pertama yang dijatuhkan atas kejahatan selain pembunuhan.

Reynhard Sinaga datang ke Inggris dengan visa mahasiswa pada 2007 dan memperoleh dua gelar magister di Manchester. Dia ditangkap pada Juni 2017 saat seorang korban yang telah diperkosa terbangun, dan langsung memukulnya sebelum kemudian korban ini menelepon polisi.

Dalam pernyataan kepada polisi, para korban perkosaan Reynhard Sinaga ini juga menyatakan harapan agar Reynhard mendapat ganjaran seberat mungkin.”Tak ada hukuman penjara yang setimpal dengan apa yang telah ia lakukan terhadap saya. Membusuklah dia dalam neraka,” kata seorang korban.

Banyak korban yang mengatakan tindak perkosaan yang mereka alami menyebabkan mereka depresi dan sulit bangkit untuk menghadapi hidup. ”Saya ingin Sinaga mendapat ganjaran hukuman penjara selamanya karena perbuatan itu menyebabkan dampak besar. Tak hanya hidup saya namun juga teman-teman dan keluarga serta para korban lain,” kata salah seorang korban.

Pejabat dari unit kejahatan khusus, Kepolisian Manchester Raya, Mabs Hussain, menyebutkan perkosaan berantai ini adalah kasus perkosaan terbesar dalam sejarah hukum Inggris. Hussain mengatakan bukti video perkosaan yang direkam oleh Reynhard sendiri begitu banyaknya seperti layaknya menyaksikan 1.500 film di DVD.

Hussain juga mengatakan Reynhard Sinaga adalah individu bejat, yang mencari sasaran pria yang rentan yang tengah mabuk setelah keluar malam. ”Tindak perkosaan yang dilakukan Reynhard bahkan kemungkinan dilakukannya dalam rentang waktu sekitar 10 tahun,” ungkapnya.

Sementara Ian Rushton, dari Kantor Kejaksaan yang memimpin penyidikan kasus, mengatakan Reynhard bahkan adalah pemerkosa berantai terbesar di dunia. Reynhard disebutkan bertindak sendiri.

Dalam persidangan terungkap, rekaman tindak perkosaan yang dipertontonkan ke para hakim, berdurasi mulai dari sekitar satu jam sampai lebih dari enam jam. Reynhard juga disebutkan mengambil barang-barang milik korban, termasuk jam, kartu identitas dan mengambil gambar profil akun Facebook dari sebagian besar korban sebagai trofi. FIN

REYNHARD SINAGA DAN KASUS YANG MELILITNYA

136 KASUS PEMERKOSAAN
• Reynhard Sinaga adalah mahasiswa Indonesia yang didakwa atas 136 pemerkosaan yang dilakukan di Manchester, Inggris, sejak tahun 2015 sampai 2017.
• Sinaga menjalani empat sidang terpisah pada tahun 2018 sampai 2020.
• Saat ini ia menjalani 88 hukuman penjara seumur hidup secara bersamaan dengan masa kurungan minimal 30 tahun. Menurut jaksa penuntut, Sinaga adalah pemerkosa dengan korban terbanyak sepanjang sejarah peradilan Kerajaan Inggris.

PELECEHAN 190 PRIA
• Polisi menduga Sinaga telah memerkosa atau melecehkan lebih dari 190 pria. Ia menjaring korban di klab malam, bar, dan tempat lain.
• Ia dituduh membius dan memerkosa korbannya, lalu memamerkan perbuatannya di WhatsApp.

LATAR BELAKANG
• Sinaga lahir tahun 1983 di Jambi dari keluarga penganut Katolik.
• Ia lulus S1 dari jurusan arsitektur Universitas Indonesia tahun 2006, kemudian pindah ke Britania Raya untuk melanjutkan pendidikan pada tahun 2007.
• Ia lulus S2 dari jurusan sosiologi Universitas Manchester, lalu mengambil S3 di Universitas Leeds.
• Kehidupannya ditanggung oleh bapaknya yang bekerja sebagai bankir. Ibunya hadir dalam sidang praperadilan, tetapi tidak mengikuti keempat sidang selanjutnya.

PROSES HUKUM
• Empat sidang terpisah dilaksanakan pada tanggal 1 Juni–10 Juli 2018 (13 korban)
• 1 April–7 Mei 2019 (12 korban), 16 September–4 Oktober 2019 (10 korban), dan Desember 2019 (13 korban).
• Setiap pemerkosaan direkam oleh Sinaga, tetapi ia mengklaim semuanya atas dasar suka sama suka. Klaim ini tidak terbukti karena beberapa korban terdengar mengorok di rekaman video akibat obat bius GHB.
• Sinaga dikenai 136 dakwaan pemerkosaan, 13 dakwaan serangan seksual, 8 dakwaan upaya pemerkosaan, dan 2 dakwaan serangan seksual dengan cara penetrasi.

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here