Home Sumsel Pemdes Bingin Rupit Disarankan Gali Pertanian Berbasis Wisata

Pemdes Bingin Rupit Disarankan Gali Pertanian Berbasis Wisata

0
Kepala Desa Bingin Rupit saat diwawancarai Mahasiswa Unmura, Kamis (14/3).

MURATARA, PE- Guna memangun ekonomi kerakyatan, Pemerintah Desa (Pemdes) Bingin Rupit, Kecamatan Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) diusulkan mengembangkan desa pertanian berbasis wisata.

Usulan itu diungkapkan oleh Mahasiswa Universitas Musi Rawas (Unmura), Anita Siti Aisyah, yang melakukan Studi Akademik di Desa Bingin Rupit, , Kamis (14/3). Menurut Anita, dengan program pertanian berbasis wisata dipastikan akan bisa menjadi penopang perputaran ekonomi masyarakat jauh lebih cepat.

Setalah melakukan studi dan pengkajian selama tiga bulan di Desa Bingin Rupit, menurut Anita, ada banyak sekali potensi desa yang nisa dikembangkan untuk meningkatkan perekonomi masyarakat. Salah satunya pertanian berbasis wisata, karena faktor gografis desa yang sangat dekat dengan ibu kota kabupaten dan lahan pertanian yang sangat luas.

“Dapat kita lihat letak geografis desa yang hanya berkisar 3 kilometer dari pusat kota, dan banyaknya potensi yang ada di masyarakat, seperti sumber daya alam yang masih belum banyak tersentuh dengan luasnya, lahan pertanian, dan masih adanya hutan alam yang terbentuk secara alami,’’ ujarnya.

Lanjutnya, dengan sedikit polesan dan sentuhan pembangunan yang bisa dilakukan dengan peran serta masyarakat dan bantuan dari berbagai pihak, kondisi itu tentunya bisa terwujud dengan maksimal.

“Tinggal kita konsepkan dan matanglah lagi, setelah kita kaji pertanian bisa dikembang dengan potensi wisata yang menjadi suplemen ekonomi tambahan untuk warga,” jelasnya.

Dia mengatakan, pengelolaan potensi itu tentunya harus mendapat dukungan penuh dari Pemdes. Karena Pemdes juga melakukan pengolaan melalui Badan Usaha Milik Desa (Bumdes), dalam memberdayakan masyarakat untuk pengembangan potensi komersil.

“Di daerah lain ada desa yang menyajikan hal serupa seperti itu, mampu menambah omset pemasukan desa mereka bisa tembus Rp15 juta perhari. Tentunya itu bisa meningkatkan ekonomi warga, baik dari segi pengelolaan aset desa, perdagangan, pengembangan produk kreatif dan lainnya,” sambung Anita.

Baca Juga  Debu Band akan Meriahkan STQH XXV Tingkat Provinsi

Sementara Kepala Desa Bingin Rupit, Henki Basyip mengungkapkan, pihaknya sebelumnya memang sudah merancang ide serupa, namun saat ini pengembangan ide tersebut masih dilakukan secara masif karena masih minimnya respon dari warga. Program pertanian berbasis wisata, akan pihaknya garap secara maksimal. Karena sebelumnya, sejumlah Kepala Desa di Muratara sudah melakukan studi banding ke sejumlah wilayah terkait pengembangan potensi desa.

“Saat ini Bumdes kita baru bergerak di bidang dekorasi, dan memang masih baru. Tetapi ke depan akan kita kembangkan menjadi beberapa sektor, seperti sektor pertanian dan wisata,”pungkas.

Pihaknya akan melakukan rapat koordinasi terlebih dulu, guna tindaklanjut enggarap potensi pertanian berbasis wisata tersebut. “Kami siap melakukannya, dan juga berharap adanya dukungan seluruh pihak agar dapat menyumbangkan ide, kritik dan hal lainya, sehingga pelaksanaan program desa dapat berjalan lebih maksimal,” harapnya. SON

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here