Home Palembang Pemprov Dorong GAPKI Perbaiki Kelola Usaha

Pemprov Dorong GAPKI Perbaiki Kelola Usaha

0
Asisten II Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Yohannes H. Toruan resmi menabuh rebana bersama Ketua DPRD Sumsel .A. Anita Noeringhati, Ketua Umum GAPKI Joko Supriyono, dan Ketua GAPKI Cabang Sumsel Alex Sugiarto saat pembukaan seminar dan pameran Andalas Forum II-2020 yang digelar oleh Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) di Palembang, Kamis (13/2).

Asisten II Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Yohannes H. Toruan resmi menabuh rebana bersama Ketua DPRD Sumsel R.A. Anita Noeringhati, Ketua Umum GAPKI Joko Supriyono, dan Ketua GAPKI Cabang Sumsel Alex Sugiarto saat pembukaan seminar dan pameran Andalas Forum II-2020 yang digelar oleh Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) di Palembang, Kamis (13/2).

PALEMBANG.PE- Gubernur Sumatera Selatan diwakili Asisten II Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Yohannes H. Toruan resmi membuka seminar dan pameran Andalas Forum II-2020 yang digelar oleh Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) di Palembang, Kamis (13/2).

Pada kesempatan itu, Yohannes H Toruan menyampaikan sambutan tertulis Gubernur Sumsel, yang mengharapkan GAPKI dapat mendorong anggotanya sebagai pelaku usaha perkebunan untuk perbaikan dalam pengelolaan usahanya.

Dijelaskannya, perbaikan paling mendesak yang harus dilaksanakan antara lain menyelesaikan konflik lahan dan konflik sosial dengan masyarakat dan dengan sesama korporasi. Mewujudkan kewajiban perusahaan perkebunan, untuk memfasilitasi pembangunan kebun masyarakat seluas 20 persen dari luas areal perizinan. Hal ini merupakan amanat dari Undang – Undang Perkebunan Nomor 39 Tahun 2014.

Kemudian, mewujudkan pembangunan kelapa sawit hijau dan berkelanjutan melalui sertifikasi ISPO, melakukan GAP (Good Agricultural Practies) dalam mengelola konsesi lahan yang dipercayakan negara kepada korporasi perkebunan kelapa sawit.

Selanjutnya memberikan kesejahteraan kepada para pekerja, menerapkan CSR dan mendorong kesejahteraan bagi masyarakat sekitar, dan memberikan kontribusi yang nyata terhadap pembangunan daerah dan lain sebagainya.

“Diharapkan GAPKI dapat memberikan kontribusi terhadap pembangunan khususnya lingkup perkebunan kelapa sawit. Kemudian, seperti apa yang pernah disampaikan Gubernur Sumsel agar GAPKI terus menjalin kemitraan antara pengusaha sawit dengan Pemda Kabupaten/Kota di Sumsel,” ungkapnya.

Ia menambahkan, GAPKI sebagai mitra pemerintah telah nyata berkontribusi dalam pembangunan kelapa sawit. Beberapa hal yang telah ditunjukkan antara Iain GAPKI bersama pemerintah serta masyarakat telah bersinergi dalam pencegahan dan penanggulangan kebakaran Iahan dan kebun yang begitu marak terjadi pada tahun-tahun yang Ialu.

“Sinergitas ini tentu akan terus berlanjut sehingga di Sumatera Selatan dapat mencapai zero fire, ujarnya.

Kemudian, GAPKI juga telah berperan dalam upaya mewujudkan perkebunan hijau dan berkelanjutan. GAPKI bersama dengan pemerintah dan masyarakat luas telah melakukan upaya untuk melawan black campaign tentang perkelapa-sawitan.

“Selain itu, banyak hal yang telah dilakukan Gapki untuk mewujudkan tujuan pembangunan perkebunan memperjuangkan adanya bagi hasil perkebunan,” terangnya.

Ketua Umum GAPKI Pusat, Joko Supriyono mengatakan, industri kelapa sawit Indoensia memiliki peranan penting bagi perekonomian dan pembangunan negara ini. Menurutnya, pada tahun 2019 produksi Indonesia tumbuh 9 persen, konsumsi tumbuh 24 persen, dan ekspor tumbuh sebesar 4 persen.

“Melalui Andalas Forum II ini, kita mengharapkan seluruh pengusaha dan petani kelapa sawit agar menerapkan sustainability palm oil,” katanya.

Sementara itu, Ketua panitia Andalas Forum II-2020, Harry Hartanto dalam laporannya mengatakan, kegiatan ini berlangsung dua hari, 13 – 14 Februari 2020 dan melibatkan berbagai unsur seperti mahasiswa, pengusaha, Pemprov Sumsel, Pemda Kabupaten/kota se-Sumsel, dan lainnya.

Dijelaskannya, kegiatan ini terselenggara dengan landasan pembentukan Andalas Forum dan penetapan pengurus. Tujuannya untuk memajukan dan mengembangkan industri kelapa sawit, serta dalam menjawab tantangan kelapa sawit berkelanjutan di Indonesia.

“Setelah pelaksanakan Andalas Forum II-2020 di Sumatera Selatan ini, selanjutnya Andalas Forum akan dilaksanakan di Provinsi Jambi,” kata Harry.

Hadir pada acara itu, Ketua DPRD Sumsel R.A. Anita Noeringhati, Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Sumsel Fakhrurrozi, Direktur Utama Bank Sumsel Babel Achmad Syamsuddin, Ketua GAPKI Cabang Sumsel Alex Sugiarto.

Kemudian, Ketua GAPKI Cabang Aceh, Sapri, Ketua GAPKI Cabang Sumatera Utara, Alexander Maha, Ketua GAPKI Cabang Riau, Hartono, Ketua GAPKI Cabang Sumatera Barat, Bambang, Ketua GAPKI Cabang Bengkulu, Jon Siregar dan Ketua GAPKI Cabang Jambi, Tidar. CIT

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here