Home Kriminal Curas & Curat Pencuri Sadis Penembak Kades Mekar Sari Dipelor

Pencuri Sadis Penembak Kades Mekar Sari Dipelor

0
Tersangka kasus pencurian yang tak segan melukai korbannya, diamankan petugas dengan kaki diperban usai mendapat 'hadiah' timah panas.

BANYUASIN.PE-Satu dari lima komplotan kasus pencurian sadis yang dilakoni Salamin Cs (45) warga Blok G RT.40.RW.04 Kel Sukomoro Kecamatan Talang Kelapa, akhirnya berhasil dilumpuhkan dengan timah panas oleh jajaran reskrim Polres Banyuasin.

Peran tersangka sebagai eksekutor yang menembak korban Karyono (Kepala Desa Mekar Sari) dengan senpira, hingga mengenai jari tangan kiri dan mengores kepala sebelah kiri. Kejadian terjadi dirumah korban pada 31 Desember 2018 Pukul 02.00 WIB.

Kapolres Banyuasin AKBP Yudhi Surya Markus Pinem, Sik didampingi Kasatreskrim AKP Maduransyah, Sik menjelaskan ada lima tersangka, satu pelaku Salamin ditangkap dikediamannya. Sedangkan empat pelaku yang lain yakni Bahak, Lukman, Jupri dan Ipan masih DPO.

“Salamin diajak Bahak yang disebut otak pencurian dirumah korban Karyono. Saat itu 3 pelaku masuk ke rumah dengan cara menobrak pintu depan rumah, lalu Salamin mengancam dan menembaki korban Karyono,”ujar Kapolres.

Tak sampai disitu, dua pelaku lain Bahak dan Ipan ikut berperan mengikat istri korban dengan mengunakan tali. Pelaku meminta korban agar menunjukan tempat perhiasan lalu dibawa kabur.

“Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian yang ditaksir Rp 60 juta dengan rincian 3 sarang walet, 3 Hp, jam tangan, 1 cincin mas 1/2 suku, 1 gelang emas 2 suku dan uang tunai Rp 1,5 juta,”bebernya.

Dari hasil pengembangan, satu tersangka lain adalah Firman ( (34) warga Penuguan Kec Pulau Rimau yang meminjam senpi ke tersangka Baha ikutserta diamankan.

“Kita juga mengamankan barang bukti berupa 2 butir amunisi, 1 proyektil, santer, masker, seikat tali, gembok, HP dan kotaknya dan 1 senpira,”jelasnya.

Akibat perbuatannya tersebut,  2 pelaku Salamin dan Firman mendekam di sel Polres Banyuasin dimana Salamin diancam dengan Pasal 365 KUHP (9 tahun penjara), sedangkan Firman dengan Pasal 1 UU Darurat No.12 tahun 1951 ancaman hukuman 20 tahun penjara.

“Saya mengimbau pada 4 pelaku agar untuk menyerahkan diri, apabila mau akan diberikan tindakan tegas yang diterukur,”tegasnya.

Dari pengakuan pelaku Saliman, jika dirinya diajak oleh Bahak yang juga memetakan rumah korban. “Setelah pencurian, hasil yang didapatkan dari pencurian itu sebesar Rp 6 juta dan 1 unit handphone,”katanya. BUD

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here