Home Palembang Pendaftaran Peserta SNMPTN Prasejahtera Diberi Jalur Khusus

Pendaftaran Peserta SNMPTN Prasejahtera Diberi Jalur Khusus

0

PALEMBANG, PE – Pendaftaran calon peserta Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dari kalangan prasejahtera mendapat jalur khusus dari pemerintah. Para peserta ini bisa mendaftar untuk mendapatkan KIP (Kartu Indonesia Pintar) Kuliah pada laman http://kip-kuliah.kemdikbud.go.id/ sesuai jadwal yang ditetapkan, yakni awal Maret sampai 31 Maret 2020.

Koordinator Humas SNMPTN, SBMPTN Unsri, Prof Zulkifli Dahlan menjelaskan, pendaftaran SNMPTN bagi siswa dari kalangan prasejahtera sesuai Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Nomor: 25/Sipres/A6/II/2020, tentang Bantuan Biaya Pendidikan KIP Kuliah.

Ada beberapa kegiatan pendaftaran SNMPTN 2020, seperti calon mahasiswa yang berasal dari keluarga tidak mampu, disilakan mendaftar untuk mendapatkan KIP Kuliah pada laman http://kip-kuliah.kemdikbud.go.id/ sesuai jadwal yang ditetapkan, yakni awal Maret sampai 31 Maret 2020.

“Calon mahasiswa yang sudah memiliki KIP Kuliah dimohon melakukan Pendaftaran SNMPTN 2020, sesuai dengan jadwal yang ditetapkan, yakni 14 Februari 2020 sekitar pukul 14.00 WIB sampai 27 Februari 2020 pukul 23.59 WIB,” terangnya.

Masih kata dia, calon mahasiswa dari keluarga kurang mampu yang belum memiliki KIP Kuliah (calon penerima KIP) dimohon tetap melakukan Pendaftaran SNMPTN 2020, sesuai dengan jadwal yang ditetapkan, yakni 14 Februari 2020 (pukul 14.00 WIB) sampai 27 Februari 2020 (pukul 23.59 WIB) sampai mengisi pilihan Prodi dan PTN.

“Bagi calon mahasiswa point 3 diberi kesempatan untuk melakukan finalisasi sampai dengan akhir Maret 2020.  Setelah masa pendaftaran KIP Kuliah berakhir, akan dilaksanakan Kegiatan Sinkronisasi Data antara Data Pendaftar SNMPTN di LTMPT dengan Data Penerima KIP Kuliah untuk keperluan seleksi. Pendaftaran dianggap sah bila sudah dilakukan finalisasi. Siswa yang tidak memfinalisasi dianggap belum/tidak mendaftar SNMPTN,” jelasnya.

Sesuai dengan jadwal yang telah diinformasikan sebelumnya, proses penerimaan mahasiswa baru PTN, saat ini sudah sampai pada tahapan masa Pendaftaran SNMPTN 2020. “Jadwal pendaftaran SNMPTN dimulai tanggal 14 Februari pukul 14.00 WIB sampai dengan 27 Februari 2020 pukul 23.59 WIB,” terang Prof Zulkifli.

Lebih jauh dia menjelaskan, siswa yang dinyatakan berhak mendaftar SNMPTN, siswa melakukan login melalui Portal LTMPT di laman https://portal.ltmpt.ac.id dengan menggunakan Akun LTMPT yang telah dibuat sebelumnya.

“Siswa memilih menu pendaftaran SNMPTN. Kemudian siswa mengisi pilihan PTN dan pilihan program studi. Pilihan paling banyak dua program studi, dengan alternatif pemilihan dua progam studi dalam 1 PTN atau memilih masing-masing 1 program studi dari 2 PTN, dan memilih hanya 1 program studi pada 1 PTN,” jelasnya.

Masih kata dia, siswa yang memilih program studi seni dan olahraga harus mengunggah dokumen portofolio sesuai program studi pilihannya. Template portofolio tersedia di laman Pendaftaran SNMPTN. “Siswa dapat mengunggah dokumen prestasi tambahan yang dimiliki. Siswa melengkapi isian data diri, identitas orang tua, dan data ekonomi keluarga,” terangnya.

Kemudian, siswa mengisi data ketunaan (bila diperlukan), siswa menyetujui pernyataan keikutsertaan SNMPTN dengan memberi tanda centang pada kolom yang tersedia. Selanjutnya siswa melakukan finalisasi pendaftaran dan dilanjutkan dengan mencetak kartu tanda peserta sebagai bukti Peserta SNMPTN 2020.

“Setelah finalisasi dan cetak kartu, siswa tidak bisa melakukan perubahan data dengan alasan apa pun. Pendaftaran dinyatakan selesai setelah siswa melakukan pencetakan Kartu Tanda Peserta SNMPTN,” terang Prof Zulkifli.

Masih kata dia, siswa yang tidak melakukan pencetakan Kartu Tanda Peserta, dianggap tidak menyelesaikan pendaftaran dan tidak diikutsertakan pada Seleksi SNMPTN 2020. “Siswa yang mengalami kendala teknis dalam pendaftaran SNMPTN dapat menghubungi layanan Call Center 0804 1 450 450 atau https://halo.ltmpt.ac.id,” terangnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, sistem Penerimaan Mahasiswa Baru (Maba) Perguruan Tinggi Negeri (PTN) 2020 sedikit berbeda dibanding tahun lalu. Sebelum mengikuti proses penerimaan tersebut, sekolah wajib

“Setiap sekolah harus registrasi akun LTMPT melalui http://portal.ltmpt.ac.id, setelah itu baru bisa mengisi PDSS (Pangkalan Data Sekolah dan Siswa),” terang Prof Zulkifli belum lama ini.

Dia menjelaskan, pendaftaran akun merupakan aturan baru yang diterapkan LTMPT. Bukan itu saja, tahun ini pemeringkatan siswa yang akan mengikuti SNMPTN dilakukan oleh sekolah. “Jika ada nilai yang sama, sekolah boleh menambahkan kriteria seperti prestasi tertentu untuk menaikkan peringat siswa yang dimaksud,” terang dia.

Prof Zulkifli menjelaskan, besaran usulan sekolah untuk mengikuti SNMPTN tergantung dari akreditasi yang dimiliki sekolah. Sekolah sekolah terakreditasi A bisa mengusulkan 40 persen siswa, akreditasi B 25 persen, akreditasi C sebesar 5 persen. “Sekolah yang memiliki akreditasi yang kedaluwarsa akan diturunkan satu tingkat,” sebutnya.

Sementara, presentasi jalur penerimaan mahasiswa baru tidak berbeda tahun sebelumnya seperti jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan TInggi Negeri (SNMPTN) sebesar 20 persen, Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 40 persen dan jalur mandiri ada 30 persen. “Sisa 10 persen itu bisa dimanfaatkan untuk pemenuhan SNMPTN dan SBMPTN,” ujarnya.

Dia menambahkan, proses penerimaan mahasiswa baru tetap menggunakan LTMPT. Lembaga ini merupakan pelaksana tes secara yang kredibel, proporsional efisien dan efektif. Pelaksanaan tes bisa dipilih oleh siswa bersangkutan dengan waktu selama tujuh hari selama 14 sesi.

“Jadwal registrasi akun dimulai 7 Februari hingga 5 April, pendaftaran UTBK 30 Maret-11 April, pelaksanaan UTBK 20-26 April dan Pengumuman 12 Mei,” sebutnya. RIS

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here