Home Sumsel Perdana, Jalan Protokol Ibukota Kabupaten di Sumsel Diaspal Karet

Perdana, Jalan Protokol Ibukota Kabupaten di Sumsel Diaspal Karet

0
Pekerja dari BBPJN V sedang melakukan penambalan di beberapa titik jalan yang dikeruk, sebelum diaspal memggunakan campuran karet.

SEKAYU, PE- Terobosan Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) dalam menerapkan pengaspalan jalan menggunakan campuran karet diruas jalan kabupaten, mendapatkan apresiasi dan reward oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Dimana, jalan Protokol di Kecamatan Sekayu bakal diaspal menggunakan campuran karet sepanjang 4 kilometer yang merupakan reward dari Kementerian PU dan Perumahaan Rakyat.

Bupati Muba H Dodi Reza Alex mengatakan pengaspalan jalan tersebut merupakan reward dari pihak Kementrian PU PR kepada Pemkab Muba, atas terobosan yang dilakukan Pemkab Muba sudah menggunakan karet sebagai campuran aspal.

“Benar, itu merupakan jalan protokol kabupaten pertama di Sumsel yang di aspal karet,” katanya.

Tahun ini dan tahun-tahun depan, kata Dodi, akan semakin bertambah jalan yang diaspal karet. “Akhir bulan nanti, pabrik aspal karet pertama di Indonesia didirikan di Muba untuk supply kabupaten maupun provinsi tetangga, yang selama ini banyak belajar aspal karet ke Muba,” tegasnya.

Sementara, Kepala Dinas PUPR Muba, H Herman Mayori ST MT membenarkan, pengaspalan itu hadiah. Dimana semua pengerjaannya nanti dilakukan pihak Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional V Palembang, dengan menggunakan aspal karet.

“Artinya kita menerima saja, semuanya itu BBPJN V yang mengerjakan, ” kata Herman singkat

Di lokasi, PPK 1.3 Betung-Sekayu-Mangunjaya, Satker PJN Wilayah 1 Sumsel, Rolli Ekianto mengatakan saat ini sedang dilakukan penggalian dengan alat penggalian aspal (CMM) untuk memperbaiki permukaan aspal yang rusak.

“Bukan tambal sulam, tapi untuk memperbaiki permukaannya, selanjutnya lubang itu akan ditutup dengan campuran aspal panas,” ujar Rolli.

Baru setelah perbaikan permukaan aspal tersebut, pekerjaan akan dilalukan dengan overlay (pengaspalan) seluruh badan jalan dengan aspal karet.

“Nantinya yang diaspal sepanjang 4 Km, mulai dari pengembalian kondisi. Baru selanjutnya kita overlay (pengaspalan) seluruhnya dengan aspal karet, mulai dari Simpang Kayu Are hingga mendekati Rumah Dinas Bupati,” tukasnya.

Baca Juga  Walaupun di Puncak Klasemen Sementara, Dodi Ingatkan Atlet Tetap Semangat

Terkait itu, dia meminta maaf jika pengguna jalan sedikit terganggu dan merasa tidak nyaman dengan penggalian perbaikan permukaan jalan.

“Kita sudah pasang rambu-rambu peringatan sebelumnya, selanjutnya kita intruksikan kepada penyedia jasa jangan ada lagi galian yang ‘menginap’. Dalam artian menerapkan sistem begitu digali, langsung ditutup dalam satu hari,” tandasnya. MUH

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here