Home Sumsel Perekrutan ASN Dipriotaskan Teknis, Guru, dan Kesehatan

Perekrutan ASN Dipriotaskan Teknis, Guru, dan Kesehatan

0
Juanda, Kepala BKPSDM Kabupaten OKU Timur.

MARTAPURA, PE- Tenaga honorer dilingkungan Pemkab OKU Timur dapat kabar yang baik. Pasalnya tahapan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K), diperkirakan mulai Oktober 2019.

Pada seleksi tersebut, Pemerintah memprioritaskan perekrutan ASN untuk posisi tenaga teknis profesional, guru serta tenaga kesehatan. Namun belum ada keputusan, berapa lowongan formasi yang akan disetujui oleh pusat.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten OKU Timur Juanda menjelaskan, rekrutmen tahun 2019 ini dari total formasi yang diajukan 30 persen untuk CPNS, sedangkan 70 persennya untuk P3K. Untuk kepastian formasi ini masih menunggu dari pusat. Apabila telah dikeluarkan secara resmi, maka pihaknya baru akan memberikan pengumuman.

“Perekrutan ini untuk memenuhi kebutuhan yang ada, agar seimbang antara PNS yang pensiun dan PNS yang masuk. Selain itu, sesuai petunjuk pusat formasi yang diprioritaskan merupakan tenaga guru, tenaga kesehatan dan tenaga teknis, seperti teknis insfrastruktur, teknis penyuluh pertanian dan teknis lainnya sesuai dengan kebutuhan wilayah masing-masing. Serta tahun ini tidak ada lagi merekrut untuk tenaga adminsitrator,” katanya.

Untuk tenaga honorer, lanjut kata Juanda, berdasarkan PP 49 tahun 2018 tentang mekanisme perekrutan P3K. Dimana tenaga honorer yang ada sekarang akan diikutkan di dalam tes CPNS ataupun P3K, tentunya bagi honorer yang memenuhi persyaratan.

“Karena dalam amanat PP tersebut diberi waktu lima tahun untuk merubah status dari honorer menjadi P3K atau CPNS, dengan catatan memenuhi persyaratan dan lulus tes,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) OKU Timur Jumadi SSos mengatakan, pihaknya masih menunggu ketentuan teknis dari Kemenpan. Bagaimana teknis pelaksanaan seleksi CPNS maupun P3K, dirinya juga menyarankan untuk honorer jangan terlena dan harus bersiap dengan belajar untuk mengikuti tes seleksi. Karena pemerintah pusat sudah membatasi TKS dan honorer sampai 2023, jadi pemerintah daerah tidak menerima lagi tenaga honorer maupun TKS.

“Untuk honorer harus memanfaatkan peluang yang ada dalam mengikuti tes CPNS maupun P3K. Masing-masing honorer harus menyiapkan diri, jangan sampai terlena,” katanya. JAY

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here