Home Pendidikan Prodi Studi Islam Raih Nilai Akreditasi Baik Sekali

Prodi Studi Islam Raih Nilai Akreditasi Baik Sekali

0

PALEMBANG, PE – Program Studi (Prodi) Studi Islam Pascasarajana Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang berhasil meraih nilai akreditasi ‘Baik Sekali’ (B). Nilai akreditasi tersebut resmi dikeluarkan Badan Akreditasi Nasional (BAN) Perguruan Tinggi (PT) dengan nomor 5553/SK/BAN-PT/Akred/M/XII/2019 per tanggal 26 Desember 2019.

Kepala Prodi (Kaprodi) Studi Islam Dr. Ahmad Zainuri, M.Pd.I mengaku, raihan akreditasi tertinggi untuk prodi baru ini merupakan hasil sinergitas dari beberapa stakeholders dalam meningkatkan mutu pendidikan mulai dari jajaran rektorat, LPM, LP2M, PUSTIPD, mahasiswa dan lainnya.

Prodi Studi Islam Raih Nilai Akreditasi Baik Sekali 1“Ada beberapa seminar nasional maupun internasional sudah diikuti mahasiswa kita (Studi Islam, red). Bahkan ada juga beberapa karya ilmiah dosen dilakukan bersama mahasiswa. Dengan kedekatan antara dosen dan mahasiswa menjadi bagian penting dalam proses perkuliahan,” terang dia.

Selain itu, civitas Prodi Studi Islam juga sudah melakukan kerjasama dengan berbagai perguruan tinggi di dalam maupun di luar negeri, di antaranya Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM), Universitas Islam Sultan Sharif Ali di Brunai Darussalam, Fatony University Thailand dan lainnya.

“Kita sekarang sedang merintis double degree dengan UTM. Jika sudah terwujud, nanti ada satu atau dua semester mahasiswa kita kuliah di UTM. Jika sudah selesai, gelar akademik yang diperoleh tidak hanya MAg tapi MAg, MPhil. Selain itu, kita juga mulai menjalin kerjasama dengan New Castle Australia untuk program Family Study,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Prodi Studi Islam, Dr. Annisa Astrid, M.Pd menjelaskan, berbagai poin dipenuhi dalam kegiatan persiapan penilaian akreditasi seperti gambaran tentang proses akademik, penyusunan visi dan misi, pendirian prodi, sosialisasi visi misi dan lainnya.

Prodi Studi Islam Raih Nilai Akreditasi Baik Sekali 2“Ada juga penilaian tentang pola kepemimpinan mulai dari pengelola Prodi Studi Islam. Ada juga standar mahasiswa dan lulusan seperti perekrutan mahasiswa, kegiatan mahasiswa mulai dari forum komunikasi sehingga bisa menciptakan lulusan yang berkualitas. Berhubung prodi kita masih baru sehingga untuk isian output terpaksa tidak bisa diisi,” jelasnya.

Di bidang dosen dan tenaga kependidikan, sambung Dr Annisa, ada beberapa poin yang difokuskan seperti perekrutan dosen, jumlah guru besar, kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat. Selain itu ada juga kurikulum dan suasana akademik yang membahas tentang proses pembelajaran, penyusunan mata kuliah, pelaksanaan ujian.

Ada juga tentang pembiayaan, sarana prasarana serta sistem informasi. Kemudian pengabdian masyarakat termasuk berbagai kerjasama yang sudah dijalin Studi Islam dengan perguruan tinggi di dalam maupun di luar negeri.

“Alhamdulillah, berkat dukungan dan sinergitas dari berbagai pihak, Studi Islam berhasil meraih Akreditasi B. Nilai B ini merupakan nilai yang sangat baik mengingat Prodi Studi Islam merupakan prodi baru yang belum menelurkan alumni karena baru berdiri di agustus 2017. Diharapkan setelah menelurkan alumni studi islam bisa berbrnah utk mencapai nilai lebih baik lagi,” harapnya. RIS

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here