Home Headline News Progres Seksi 1 Tol Kapal Betung 70 Persen

Progres Seksi 1 Tol Kapal Betung 70 Persen

0

PALEMBANG, PE— Pengerjaan proyek strategis nasional jalan tol Kayuagung-Palembang-Betung (KP-PB) terus dikebut. Jalan Tol yang akan dibangun sepanjang 111,69 kilometer itu ditargetkan dapat segera difungsikan tahun ini.

Kepala Proyek Seksi 1 Tol Kapal Betung, Arif Hardianto mengungkapkan, untuk pengerjaan seksi 1 jalan tol (Kayuagung-Palembang) yakni sepanjang 33,5 kilometer sudah mencapai 70 persen.

“Untuk nol sampai 33,5 kilometer progresnya sudah 70 persen,”ungkap Arif Hardianto.

Arif menguraikan, pengerjaan fisik yang telah dilakukan hingga saat ini diantaranya, Soil Improvement atau perbaikan tanah berupa pemasangan Prefabricated Vertical Drain (PVD),
Prefabricated Horizontal Drains (PHD), dan vacuum solidation untuk memadatkan tanah mengingat pembangunan jalan tol Kapal Betung ini berada di atas lahan gambut. Selain itu juga dikerjakan pembangunan pile slab atau jembatan layang.

“Untuk PVD, PHD, Vacum sudah 90 persen selesai, dan Pile Slab sudah mencapai 100 persen selesai,”jelasnya.

Pengerjaan lain yang dilakukan yakni
penghamparan agregat dan pengaspalan yang sudah berjalan 60 persen, dan terakhir untuk perkerjaan bangunan struktur berupa jembatan underpass, overpass, box water balance telah mencapai 80 persen.

“Untuk aspal dan agregat sudah 15 kilometer, sisanya 18 kilometer masih berupa pekerjaan tanah kemudian akan dikerjakan agregat dan aspal nantinya,”terangnya.

Diakuinya, kondisi curah hujan yang tinggi menjadi kendala selama proses pengerjaan. Ditambah banjir yang terjadi di proyek ini dari kiriman Sungai Musi, mengakibatkan pengerjaan cukup terganggu.

“Dalam satu bulan 21 hari hujannya ini terjadi pada bulan November, Desember dan Januari. Kami berharap di bulan Februari seterusnya bisa kering, sehingga kami dapat memaksimalkan progres pengerjaan, “ungkapnya.

Untuk pembebasan lahan lanjut Arif hanya di seksi 1 hanya menyisakan beberapa persil yang belum diselesaikan.

Namun Arif menjelaskan untuk pembebasan lahan bukan pemerintah, melainkan Waskita Sriwijaya Tol atau WST sebagai onwer proyek ini menggunakan skema B2B (Business to business).

“Ada 10 persil lagi yang belum bebas, tetapi ada juga yang dibantu Pemda OKI dan sisanya menjadi tugas WST untuk menyelesaikan, “jelasnya.

Untuk target penyelesaian pengerjaan Tol Kapal Betung, Arif menyampaikan berdasarkan kesepakatan dan instruksi dari pimpinan perusahaan juga pemerintah bahwa proyek ini dijanjikan bakal dapat difungsional di Bulan Juni 2019 mendatang.

“Kami juga cukup optimis dengan sisa waktu yang ada kami tetap menyelesaikan proyek ini dibulan Juni, dan diharapkan pada lebaran bisa dilewatkan secara fungsional, “tegasnya.

Pembangunan Tol Kapal Betung dibagi menjadi tiga sesi, yaitu : Seksi 1 yang menghubungkan Kayu Agung—Palembang dengan panjang 33,5 kilometer; Seksi 2 yang menghubungkan Palembang—Musi Landas sepanjang 33,9 kilometer; dan Seksi 3 dari Musi Landas –Betung dengan panjang 44,69 kilometer. BET

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here