Home Sumsel PTPN VII Klaim Intensif Atasi Kebakaran Tebu

PTPN VII Klaim Intensif Atasi Kebakaran Tebu

0

INDRALAYA. PE- Industri gula PTPN VII Cintamanis giat mengantispasi kebakaran lahan sejak beberapa tahun yang lalu. Meskipun saat ini masih ada kejadian kebakaran di beberapa titik pada lahan perkebunan, penanganan cepat dan terkoordinir sangat efektif menekan terjadinya peristiwa kebakaran dibandingkan tahun sebelumnya.

“Model atau cara penanganan kebakaran lahan pada kemarau tahun lalu itu kami pertahankan. Pada kemarau tahun ini, walaupun masih ada saja kebakaran, tetapi dapat segera kami kendalikan,” tutur Dicky Cahyono selaku Direktur Operasional PT Buma Cima Nusantara (BCN) yang merupakan anak perusahaan PTPN VII mengelola industri gula Cinta Manis dan Bungamayang, Rabu (10/9).

Pernyataan Dicky ini menanggapi beberapa pertanyaan pers tentang insiden kebakaran lahan tebu di Unit Cintamanis beberapa hari terakhir. Dicky mengatakan, kebakaran lahan tebu di musim kemarau adalah keniscayaan.

Sebab, pada saat yang sama, tanaman tebu yang siap tebang, daun tuanya cenderung kering sehingga kebakaran lahan tebu itu sering terjadi. “Tetapi yang penting, kita bisa segera antisipasi dan menaggulanginya. Alhamduillah, infrastruktur dan sarana untuk antisipasi kebakaran telah disiapkan dari beberapa tahun sebelumnya,” imbuhnya.

Menanggapi pertanyaan tentang sengaja membakar menjelang tebang, Dicky menegaskan tidak ada kebijakan itu. Manajemen, kata dia, telah menetapkan prosedur standar operasi (SOP) zero burning atau tidak ada pembakaran dalam semua proses produksi.

“Tidak ada kebijakan membakar lahan tebu. Kalau ada kebakaran, itu adalah kecelakaan. Jika diselidiki ada unsur kesengajaan, maka sanksi tegas menanti,” tegasnya.

Dicky juga mengatakan, infrastruktur dan sarana yang tersedia saat ini di PG Cinta Manis antara lain, empat unit mobil pemadam kebakaran (Damkar), 15 unit traktor Damkar, dua unit mobil patroli, 12 unit traktor penyekat, empat motor road grader isolasi, puluhan menara pantau, dan ratusan unit knapsnak sprayer. “Banyak lagi sarana-sarana penunjang untuk antisipasi karhutla, Semua dalam kondisi siaga,” bebernya.

Sementara itu, terhadap insiden kebakaran lahan tebu di PG Cinta Manis maupun di Bungamayang, Sekretaris Perusahaan PTPN VII Okta Kurniawan menyatakan bahwa pihaknya sangat tegas. Setiap ada kejadian tim di lapangan segera melakukan penanganan. Lalu, pihaknya melakukan investigasi terhadap kemungkinan adanya unsur kesengajaan.

“Semua kejadian kebakaran kami catat, kami investigasi, dan kami laporkan ke parapihak, termasuk ke Kepolisian. Jika diduga ada unsur kesengajaan baik dari internal maupun eksternal, maka kami tidak akan pernah memberi toleransi dan akan kita proses ke jalur hukum sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku,” imbuhnya

Kebakaran hutan dan lahan pada musim kemarau memang telah menjadi momok setiap tahunnya. Beberapa daerah, termasuk wilayah Sumatera Selatan, bahkan Kota Palembang sempat terdampak kabut asap akibat kebakaran lahan dan hutan tahun 2019 ini. VIV

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here