Home Sumsel Muara Rupit Ratusan Warga Padati Kantor Dinsos Muratara

Ratusan Warga Padati Kantor Dinsos Muratara

0
Ratusan warga di Muratara menunggu pembagian bantuan PKH di kantor Dinas Sosial (Dinsos)

MUARA RUPIT,PE – Ratusan warga di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) memadati kantor Dinas Sosial (Dinsos) untuk mendapatkan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dari Program Keluarga Harapan (PKH).

Pantauan,Selasa (24/7) dari siang hingga sore antrian panjang masih memadati kantor tersebut bahkan warga rela berdesak desakan demi mendapatkan uang bantuan dari kementrian itu.

Koordinator PKH Kabupaten Muratara, M Darmawan mengatakan kegiatan ini pemberian KKS dan buku tabungan bank serta ATM kepada masyarakat peneriman bantuan PKH.

“Nanti mereka terserah ingin mengecek saldonya dimana. Masyarakat penerimaan bantuan ini disebut Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari program kementrian yakni PKH,” kata Darmawan.

Sedangkan pembagian sendiri untuk tahap ke 1 sebesar Rp 500.000 dan 2 sebesar Rp 500.000 sehingga digabung menjadi Rp 1 juta untuk masing-masing penerimanya.

“Masyarakat yang mendapatkan bantuan ini data hasil pengembangan KPM yang baru berjumlah 3.489 penerima, sedangkan KPM yang lama sudah diberikan yang berjumlah 4.031 penerima,” katanya.

Rincian penerima dari tujuh kecamatan yakni Kecamatan Karang Dapo 281 KPM, Nibung 360 KPM, Rupit 1.173 KPM, Rawas Ilir 488 KPM, Rawas Ulu 310 KPM, Ulu Rawas 106 KPM dan Kecamatan Karang Jaya 771 KPM.

“Dana ini langsung dari kementrian untuk diberikan kepada masyarakat sesuai kategori yang berhak menerimanya,” ujarnya.

Dijelaskannya, yang berhak menerima dana bantuan ini wajib dalam satu keluarga itu ada ibu hamil, anak balita yang belum sekolah, anak pra lanjut sekolah SD, SMP, SMA, Lansia yang berumum 60 tahun keatas, disabilitas berat yang perlu bantuan orang lain.

“Seluruh penerima bantuan ini nilainya sama, tidak ada perbedaan,” tuturnya.

Sementara, Kepala Dinsos Kabupaten Muratara, H Zainal Arifin Daud mengatakan sebelumnya sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat yang menerima dana bantuan ini, supaya uangnya diambil sesuai kebutuhan.

“Misalnya untuk anak sekolah jika ingin beli sepatu baru, bisa mengambil secukupnya supaya sisanya bisa jadi tabungan anak sekolah, begitupun tahap selanjutnya keluar,” katanya.

Tujuan himbauan itu, supaya kedepan selaku orangtua tidak kebingungan mencari uang untuk kebutuhan anak sekolah karena mereka sudah punya tabungan dari dana bantuan PKH. IMR

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here