Home Headline News Reward Awal 2019, Dodi Kembalikan Piala Adipura ke Muba

Reward Awal 2019, Dodi Kembalikan Piala Adipura ke Muba

0
Tugu Adipura Kota Sekayu, Musi Banyuasin/foto Humas Pemkab Muba.

SEKAYU.PE- Kabupaten Musi Banyuasin dibawah komando Bupati Dodi Reza Alex Noerdin akhirnya berhasil mendapatkan kepercayaan dan memenuhi penilaian, untuk kembali mendapatkan Penganugerahan Adipura.

Rencananya penghargaan bergengsi itu dijadwalkan akan diberikan pada Senin (14/1) di Auditorium Dr Sujarwo Gedung Manggala Wanabakti Jakarta Pusat, oleh Wapres RI Jusuf Kalla kepada Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin.

Diketahui, sebelumnya Kabupaten Muba sempat beberapa tahun absen tidak mendapatkan Piala Adipura. Namun Piala Adipura tersebut berhasil dikembalikan Bupati Dodi Reza Alex Noerdin dengan Tim Pemkab Musi Banyuasin melalui OPD yang bersinergi, untuk memenuhi indikator penilaian. Piala Adipura ini merupakan Piala Adipura yang ke-12 diraih Kabupaten Muba.

Kepastian Muba kembali meraih Adipura, merujuk pada surat undangan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah dan Bahan Beracun Berbahaya Nomor: UN.4/PSLB3/PS/PLB.0.01/2019 perihal Undangan Penganugerahan Adipura untuk Kabupaten Muba.

“Ya, rencananya Penganugerahan Adipura akan diterima secara langsung oleh Pak Bupati Dodi Reza,” ungkap Kabag Humas Pemkab Muba, Herryandi Sinulingga AP, Jumat (11/1).

Lanjutnya, untuk kategori Piala Adipura yang diraih kali ini masuk ke Kategori Kota Kecil Terbersih. “Untuk di tingkat Sumatera, Muba mendapatkan Piala Adipura bersama 33 Kabupaten/Kota se-Sumatera, sedangkan di Sumsel ada 8 Kabupaten/Kota yang mendapatkan Adipura,” ucapnya.

Sebelumnya, untuk kembali meyakinkan meraih Piala Adipura periode 2017-2018 ini Pemkab Muba harus berusaha lebih keras lagi. Dimana penilaiannya lebih ketat lagi dari tahun-tahun sebelumnya, selain dinilai dari kebersihan kota, keberhasilan dalam pengelolaan TPA, ada beberapa program yang diwajibkan oleh KLHK seperti program tiga bulan bersih sampah.

Tidak kalah pentingnya, Pemkab Muba harus menyusun Dokumen Jakstrada (Kebijakan dan Strategi daerah dalam pengelolaan sampah rumah tangga atau sampah sejenis rumah tangga). Dimana kegiatan ini lebih dititik beratkan pada pengurangan sampah dari sumber seperti berawal dari rumah tangga dan sumber penghasil sampah lainnya. Pemerintah juga dituntut untuk berperan dalam penanganan sampah dengan pembentukan bank sampah, TPS3R, PDU dan lain-lain, yang bertujuan sampah dimasyarakat dapat dikelola dengan baik

Sementara itu, Kepala DLH Pemkab Muba Andi Wijaya Busro menyebutkan, kali ini Muba berhasil mendapatkan piala Adipura Kategori Kota Kecil Terbersih. “Penganugerahan ini adalah buah kerja keras bersama masyarakat dan sinergitas antar OPD dibawah komando Bapak Bupati dan Wakil Bupati Muba. Anugerah ini diharapkan akan memotivasi seluruh masyarakat Muba untuk melakukan pengelolaan sampah mulai dari sumbernya, serta terus menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan  secara bersama-sama,’’ pungkasnya. RIL

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here