Home Sumsel Sambut Investor, Pemkab Muratara Minta Perusahaan Sejahterakan Masyarakat

Sambut Investor, Pemkab Muratara Minta Perusahaan Sejahterakan Masyarakat

0
Rapat Paparan PT M3 dipimpin Plt Sekda Muratara bersama Pemerintah Desa terkait, Senin (1/4).

MURATARA PE- Kedatangan PT. Muratara Manis Madu (M3) yang akan berinvestasi di Kabupaten Musi Rawas (Muratara), tepatnya di wilayah Desa Maur Lama, Desa Beringin Jaya dan Desa Bingin Rupit, Kecamatan Rupit, disambut baik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muratara. Namun dengan syarat, PT M 3 harus komitmen dan MoU untuk mensejahterakan masyarakat, Senin (1/4).

Bertempat di ruang rapat Bina Praja Setda Muratara, rapat paparan dari PT M3 dipimpin langsung Plt Sekda Muratara, Zainal Arifin Daud yang dihadiri Pemerintah Kecamatan Rupit bersama seluruh Kepala Desa terkait.

Diungkapkan Plt Sekda Kabupaten Muratara Zainal Arifin Daud, rapat tersebut membahas terkait akan berinvestasinya PT M3 di Kabupaten Muaratara. Pihak perusahaan mengajukan surat dan memaparkan terkait akan mendirikan pabrik gula dan perkebunan tebu di wilayah Desa Maur Lama, Beringin Jaya dan Bingin Rupit.

“Jadi jangan sampai terulang seperti masa lalu. Kita selaku tim Kabupaten, kami meminta komitmen dahulu dari pihak perusahaan untuk dapat mensejahterakan masyarakat, dengan membuat MoU kesepakatan. Hal ini kami lakukan, mengingat selama ini banyak perusahaan hanya komitmen terkait perizinan saja dan kesejahteraan masyarakat terlupakan,” terangnya.

Dalam komitmen itu, lanjut dia, yang diminta Pemkab terkait kesejahteraan masyarakat diantaranya perekrutan pekerja minimal 95 persen tenaga lokal, sistem mitra 50 per 50 agar masyarakat bisa hidup sejahtera.

Alasan pihaknya meminta 50 per 50 sistem mitranya, menurut Sekda, karena selama ini banyak perusahaan memberlakukan sistem mitra 70 per 30. “Bagaimana masyarakat bisa hidup sejahtera. Nantinya sebelum mereka melanjutkan pengurusan izin operasi, harus sepakati dulu komitmen tersebut yang nantinya bisa menjadi dasar kita bila mereka lalai dalam mensejahterakan masyarakat,” sambungnya.

Hal tersebut pihaknya lakukan, tegas Sekda, bukan untuk menyulitkan pihak perusahaan masuk ke Muratara, melainkan demi kepentingan masyarakat. Selain nantinya bisa digunakan sebagai antisipasi agar tidak menimbulkan keributan, yang buntutnya kebijakan dari pemerintah saat ini yang dipermasalahkan.

Baca Juga  Pengendara Motor Meregang Nyawa di Jalinsum

Terpisah, Kepala Desa Bingin Rupit, Henki Basyip mengungkapkan, selaku pemerintah desa pihaknya mendukung hal tersebut. “Itu berdasarkan tanggapan masyarakat. Karena sejak 2017 pihak perusahaan sudah sosialisasi langsung ke masyarakat. Oleh karena itu kita setuju saja, karena dalam hal itu ada kesepakatan akan ada mitra plasma dengan sistem 50 per 50,” ungkapnya.

Dia berharap semua bisa secepatnya diwujudkan, karena hal tersebut sudah lama diwancanakan. “Kasihan kepada pihak investor yang ingin masuk, kalau memang disetujui secepatnya dan begitupun sebaliknya. Karena mungkin dalam lamanya waktu menunggu kepastian itu, mereka sudah banyak mengeluarkan biaya atau bila tidak disetujui mungkin mereka mau mencari wilayah lain,” harapnya. SON

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here