Home Sumsel Tebar Bibit Ikan Patin

Tebar Bibit Ikan Patin

0
Bupati Ogan Ilir Ilyas Panji Alam saat menyerahkan 141. 250 ekor bibit ikan patin dari Dinas Perikanan dan Peternakan kepada Desa Sentul, Tambang Rambang, Sudi Mampir, Jaga Raja dan Sungai Lebung, Selasa (25/02/2020).

INDRALAYA. PE- Dalam rangka mempertahankan keberlangsungan hidup ikan air tawar, Bupati Kabupaten Ogan Ilir HM Ilyas Panji Alam menyerahkan 141. 250 ekor bibit ikan patin dari Dinas Perikanan dan Peternakan kepada Desa Sentul, Tambang Rambang, Sudi Mampir, Jaga Raja dan Sungai Lebung, Selasa (25/02/2020).

“Kita juga serahkan excavator mini untuk memudahkan petani dalam pembuatan kolam dan mengelola sawah, mengingat Kabupaten Ogan ilir bayak rawah dan sungai, sekitar 35% wilayahnya merupakan dataran rendah,” tuturnya.

Menurutnya, ikan patin sangatlah cocok dibudidayakan di Ogan Ilir, karena habitatatnya di lingkungan perairan air tawar waduk, sungai-sungai besar, dan muara-muara sungai.

“Selama ini ikan patin hanya dikenal dan digemari oleh segelintir masyarakat di Pulau Sumatera dan Kalimantan saja, kini ikan Patin telah banyak dijumpai dan dibudidayakan di Pulau Jawa, bahkan di kawasan Indonesia Timur,” imbuhnya.

Oleh karena itu, lanjutnya, ternak ikan patin sangatla cocok di bududayakan di Bumi Caram Seguguk. “Wilaya ini berpotensi menjadi daerah komoditas ikan patin, terutama di aliran Sungai Ogan, secara ekonomi ternak ikan patin prospeknya sangat bagus,” ungkapnya.

Lebih lanjut katanya, bibit ikan ini akan ditabur di Sungai yang ada di Desa Sentul, Tambang Rambang, Sudi Mampir, Jaga Raja dan Sungai Lebung. “Sehingga dapat melestarikan lingkungan yang ada dan dapat membantu mensejahterakan masyarakat kedepannya,” imbuhnya

Program penebaran benih ikan ini, tambahnya, akan terus dilakukan terutama di daerah-daerah yang punya pontesi seperti rawah, danau dan sungai. “Target kita di tahun ini 10 juta benih ikan akan ditebar. Program ini sudah disusun, baik melalui dinas perikanan dan peternakan, maupun melalui Kementrian Kelautan dan Perikanan RI,” terbangnya.

“Apabila dalam satu hari bibit tersebut mengambang dan mati, boleh minta lagi ke Dinas Perikanan OI. Pun bagi Kepala Desa wajib memberdayakan masyarakat untuk menjaga lingkungan yang ada di desa, terutama tidak mengunakan sentrum dan putas di sungai,” tukasnya. VIV

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here