Home Palembang Terjebak Soal Asian Games

Terjebak Soal Asian Games

0

PALEMBANG.PE – Hadiah total belasan juta rupiah berikut trofi bergilir dan bingkisan menarik dari sponsor yang akan diperebutkan di babak grandfinal, membakar semangat peserta dalam mengikuti event Sang Juara ‘Ayo ke Museum’ tingkat SMA/SMK, di Auditorium Museum Negeri Provinsi Sumatera Selatan Balaputra Dewa, Kamis (21/11).

Pada edisi kali ini, ada tiga sekolah yang berlomba, yakni SMA Negeri 15 Palembang yang bertanding di sesi pertama, serta SMK Negeri 2 Palembang dan SMA NU Palembang di sesi kedua.

Sang Juara ‘Ayo ke Museum’ tingkat SMA/SMK merupakan hasil kerja sama Harian Palembang Ekspres, Museum Negeri Provinsi Sumatera Selatan Balaputra Dewa, dan Asosiasi Guru Sejarah Indonesia (AGSI) Provinsi Sumatera Selatan.

Babak grandfinal akan berlangsung pada 28 November mendatang, yang mempertemukan lima finalis dari 25 sekolah SMA/SMK se Sumatera Selatan. Lokasinya di halaman depan Museum Balaputra Dewa. Even ini memperebutkan trofi bergilir Piala Gubernur Sumsel, dengan total hadiah Rp15 juta dari Bank Sumsel Babel dan bingkisan dari sponsor. Sementara peserta yang gagal ke final masih berpeluang mendapatkan hadiah lewat kategori suporter terfavorit.

Seperti biasa, rombongan peserta sebelum berlomba terlebih dahulu diajak berkeliling Museum Negeri Provinsi Sumatera Selatan Balaputra Dewa.

Inilah tujuan dari digelarnya Sang Juara, yakni mengajak siswa, generasi milenial, lebih mengenal museum berikut koleksi benda-benda bersejarah di dalamnya. Sebab museum itu bukan hanya lembaga penyimpan barang bersejarah, tapi merupakan lembaga pembelajaran, sama seperti sekolah dan perpustakaan.

Peserta diharuskan menyimak dan mencatat penjelasan dari pemandu museum. Karena soal yang diberikan terkait dengan apa yang mereka lihat selama tur museum.

Seratus siswa SMA Negeri 15 Palembang mendapat giliran pertama bertanding. Mereka menempati seratus kotak yang sudah disiapkan panitia. Masing-masing kotak diisi satu peserta.

“Palembang sukses sebagai tuan rumah Asian Games ke-19, benar atau salah,” Trisno Rusli, sang pembawa acara, membacakan soal.

Pertanyaan ini sebetulnya tergolong mudah. Asian Games adalah even terbesar pertama yang pernah digelar di Palembang. Promosi pemerintah pun cukup gencar. Namun sayang, masih saja ada siswa yang salah dalam menjawab.

Peserta terlihat masih ragu-ragu dan tidak pede dalam mengangkat jawabannya. Sesekali ada dari mereka yang cepat menukar jawaban, tindakan yang tidak dibenarkan dalam permainan ini.

“Perlu saya ingatkan, lomba Sang Juara mengedepankan pada kejujuran dan percaya diri. Bagi kalian yang tetap menukar jawaban atau menunggu kawannya baru mengangkat jawaban, mohon maaf harus didiskualifikasi,” Trisno mengingatkan peserta.

Lomba sempat jeda sejenak untuk mendengarkan sosialisasi dari Erwin Azhari Wijaya dari Kampus MDP Palembang. Ia membagikan sepuluh pena multifungsi kepada peserta yang beruntung. Di samping itu, ia pun menjanjikan akan memberikan cetakan swafoto peserta dengan latar belakang museum serta cetakan kalender per kelas dengan foto siswa dan guru.

Riska Amelia, siswa kelas XII IPS 3, akhirnya memastikan tiket final bersama empat rekannya yang lain mewakili sekolahnya di sesi pertama ini.

Di sesi kedua, dua sekolah sekaligus yang jadi peserta, yakni SMK Negeri 2 Palembang dan SMA Nahdlatul Ulama Palembang. Itu berarti ada sepuluh tiket final yang diperebutkan.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Museum Balaputra Dewa Chandra Amprayadi turut menyaksikan langsung jalannya lomba. Ia pun memberikan pertanyaan kepada peserta.

Yudi Setiawan, Guru BK SMK 2 Palembang mengaku gembira melihat antusiasme siswanya dalam mengikuti Sang Juara.
“Ke depannya buat lebih sering lagilah acara seperti ini agar pengetahuan siswa tentang sejarah semakin bagus,” katanya.

Disinggung persiapan untuk babak grandfinal, ia mengatakan akan meningkatkan pengetahuan siswa, utamanya dalam mata pelajaran Sejarah.

“Biar mereka mengingat lagi tentang pelajaran Sejarah yang dulu mereka dapatkan,” ucapnya.

Helen Meinora, siswa kelas X DPIB 3, yang berhasil meraih tiket final sebagai juara kedua, mengaku gembira bisa mewakili sekolahnya di partai pamungkas tersebut.

“Bangga bisa jawab semua pertanyaan. Pertanyaannya agak susah juga. Ada yang saya tahu, ada yang nebak saja,” tukasnya sembari tersenyum. CIT

Berikut pemenang Sang Juara edisi Kamis (21/11):
SMA Negeri 15 Palembang
1. Riska Amelia kelas XII IPS 3
2. Sandra Bintang Sutami kelas XII IPA 5
3. Nurul Ilmi kelas XII IPS 3
4. M Ilham Ramadhan kelas XII IPA 3
5. Indri Titis Fitria kelas XII IPS 2

SMK Negeri 2 Palembang
1. Satrio Utomo kelas XII TITL 1
2. Helen Meinora kelas X DPIB 3
3. Marshanda Aulya Putri kelas X DPIB 3
4. Khoirunisa Putri kelas X DPIB 3
5. M Nouful Adilan kelas X DPIB 3

SMA NU Palembang
1. Putri Azizah kelas XI IPA 1
2. M Diva Wijaya kelas X IPA 2
3. Jepri kelas X IPS 1
4. Riko Surya Jaya kelas X IPA 1
5. Ahmad Aldiansya kelas XI IPA 2

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here