Home Headline News Tunggu Kebun Durian, Suwadi Tewas Diterkam “Nenek”

Tunggu Kebun Durian, Suwadi Tewas Diterkam “Nenek”

0
Potongan tubuh Suwadi saat dibawa ke IGD RSUD Lahat, Ahad (22/12). Foto : HUMAS POLRES FOR PALPRES

LAHAT, PE – Satu lagi korban teror binatang buas harimau. Setelah kejadian di Desa Pajar Bulan, Kecamatan Semendo Darat Ulu, kini tak jauh dari pemukiman warga, hewan buas yang biasa disebut warga dengan panggilan “Nenek” itu kembali memakan korbannya.

Kali ini korbannya Suwadi (57) warga Desa Pajar Bulan, Kecamatan Mulak Ulu, Kabupaten Lahat. Korban ditemukan pertama kali oleh Volta (16) anak korban, sekitar pukul 12.00 WIB, Ahad (22/12), tergeletak tak jauh dari pondok. Dimana, Suwadi pamit dengan keluarga untuk menjaga kebun durian, dan menginap di pondok selama seminggu.

“Saat ditemukan kondisi tubuh korban sangat mengenaskan. Korban adalah Suwadi, warga Pajar Bulan Mulak Ulu. Volta, anaknya yang pertama kali menemukan,” terang Jefri salah satu warga Pajar Bulan.

Dijelaskan Jefri, bagian tubuh korban ditemukan sudah ditempat yang berbeda. Hingga almarhum dibawa ke rumah sakit, bagian dada korban yang belum ditemukan.

“Korban sudah satu minggu menginap di kebun untuk menunggu kebun durian, baru hari inilah kita temukan. Saat ditemukan tubuh korban sudah terpisah pisah dengan tempat yang berbeda. Ado tinjak, dan kami duga kaki harimau,” bebernya.

Sementara itu, Kapolres Lahat, AKBP Irwansyah SIK MH melalui Paur Humas, Aiptu Lispono membenarkan, terror harimau kembali terjadi. Kali ini harimau menerkam Suwadi, warga Pajar Bulan, Mulak Ulu.

“Setelah mendapatkan laporan dari masyarakat dan Polsek Mulak Ulu, tubuh korban langsung dibawa ke IGD RSUD,” jelasnya.

Ia menerangkan, agar kiranya kepada masyarakat Kabupaten Lahat, untuk sementara waktu tidak ke kebun dahulu, hingga kondisi kembali kondusif.

“Kami minta untuk tidak beraktivitas terlebih dahulu ke kebun, hingga suasananya normal,” pungkas Lispono. BRN

Baca Juga  Kikim Selatan Butuh Tembok Penahan
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here