Home Headline News Waspada Corona, Bandara Silampari Perketat Pengawasan

Waspada Corona, Bandara Silampari Perketat Pengawasan

0
Pemeriksaan kesehatan bagi penumpang di Bandara Silampari Kota Lubuklinggau.

Lubuklinggau, PE- Petugas Bandara Silampari Kota Lubuklinggau lebih memperketat pengawasan terhadap penumpang yang baru pulang dari luar negeri. Langkah tersebut menyusul adanya pengumuman dari Presiden RI, Joko Widodo terkait adanya dua warga Indonesia yang terpapar virus Corona.

Kasubsi Teknik Operasi Keamanan dan Pelayanan Bandara Silampari, Tri Pono Basuki Wijaya kemarin kepada wartawan mengungkapkan, sejak awal pihaknya sudah menyiapkan meja pelayanan pemantauan kesehatan bagi warga yang baru pulang dari luar negeri untuk dilakukan pendataan dan pemeriksaan.

“Seperti beberapa waktu lalu ada beberapa warga dilakukan pemantauan karena baru pulang dari luar negeri. Namun untuk jelasnya dan hasilnya mungkin negatif dan juga kita tidak tahu, karena yang punya wewenang manifes penumpang itu ada pada Imigrasi,” katanya.

Menurutnya, penanganan masalah virus Corona di Bandara Silampari di pegang oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Lubuklinggau. “Penanganan kita sesuai dengan SOP, ketika penumpang turun langsung dilakukan pengecekan kesehatan, jika suspect dicurigai langsung evakuasi melalui jalur khusus, dari belakang langsung rumah sakit,” ungkapnya.

Hanya saja, alat pendeteksi atau alat pemeriksaan yang dilakukan di Bandara Silampari masih konvensional dengan cara ditempel dikening, hal itu beda dengan Bandara internasional sudah otomatis. “Mereka bertugas di Bandara setelah rapat bersama dengan instansi terkait, mungkin pasca adanya informasi dua warga Indonesia, bandara akan lebih intensif lagi,” ujarnya.

Sementara itu Kadinkes Kota Lubuklinggau, Cikwi Faris beberapa waktu lalu kepada wartawan mengatakan, jika masalah virus Corona Lubuklinggau telah menyiapkan medical center lengkap, dan pihaknya¬† sudah melakukan pertemuan dengan seluruh jajaran kesehatan di kota ini. “Dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman di masyarakat Dinkes telah mengeluarkan himbauan melalui Wali Kota Lubuklinggau supaya masyarakat sama-sama peduli,” ujarnya.

Dikatakannya, Jika ada orang-orang yang batuk pilek diikuti sesak nafas, kebetulan pernah bersinggung atau pernah datang ke Wuhan, Singapur, Thailand, atau Malaysia untuk segera melakukan observasi di puskesmas terdekat. “Kemudian jika dinyatakan betul dicurigai ada pasien yang dicurigai. Maka pasien tersebut harus diantar ke Rumah Sakit Siti Aisyah sebagai rujukan regional untuk ditempatkan di ruang isolasi,” katanya. (wan)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here