Home Parlemen & Politik Zulhas Klaim Didukung Loyalis Hatta Rajasa

Zulhas Klaim Didukung Loyalis Hatta Rajasa

0
Zulkifli Hasan

PALEMBANG, PE, – Mendekati Kongres ke V Partai Amanat Nasional (PAN) yang akan digelar bulan depan (Februari) di Sulawesi, suasana di kubu partai matahari itu mulai memanas. Para kandidat Ketua Umum PAN yang ada, terus mencari dukungan pemilik suara di daerah.

Seperti yang dilakukan Zulkifli Hasan atau biasa disapa Zulhas, mengklaim telah mendapatkan dukungan mayoritas pengurus di Sumsel, yang merupakan daerah asal mantan ketua umum PAN sebelumnya Hatta Rajasa.

Yandri Susanto selaku Timses Zulhas mengatakan, baru saja melakukan konsolidasi dengan pengurus (Ketua) DPD PAN se Sumsel.

“Ini konsolidasi untuk persiapan kongres ke V PAN, dimana salah satu kandidat ada Bang Zul, dan kita melakukan silahturahmi ke pemilik suara se Sumbagsel, mulai Provinsi Sumsel, Babel, Bengkulu, Lampung plus Kepri didampingi 15 ketua DPW yang ada. Mulai dari Sulsel, Sultra, Maluku, Kaltim, Kaltara dan sebagainya,” ujar Yandri.

Mantan ketua DPP BM PAN ini menerangkan, dengan banyaknya dukungan dari pengurus di daerah kepada mantan Ketua MPR RI itu, menunjukkan hubungan yang sangat kuat.

“Mereka juga (pengurus didaerah pemilik suara) DPD dan DPW, meminta kembali Bang Zulhas untuk memimpin PAN kedepan. Tadi ada penyataan sikap dan komitmen pemilik suara untuk mendukung kembali Bang Zul, dengan dukungan tertulis serta ada pendataan secara bersama- sama,” jelasnya.

Diungkapkan anggota DPR RI ini, untuk di Sumsel sendiri yang merupakan daerah kelahiran mantan Ketua Umum PAN Hatta Rajasa, saat konsolidasi diakuinya tidak “full” 17 Kabupaten/kota yang hadir karena berhalangan.

“Setahu saya, tidak penuh Sumsel tadi, ada beberapa DPD yang berhalangan hadir. Setahu saya hadir 9 DPD. Tapi yang pasti semua kita undang termasuk loyalis Pak Hatta Rajasa, kami ajak bersama- sama untuk satu suara, tidak ada yang dibedain. Meski belum hadir malam ini, saya rasa masih ada waktu untuk silahturahmi,” tandasnya.

Yandri mengklaim, selain Sumsel untuk komitmen dukungan kepada Bang Zulhas pada kongres nanti, sudah dipastikan pengurus di Provinsi Bangka Belitung (Babel), Lampung, Bengkulu sudah 100 persen

“Kalau Kepri dari 6, yang hadir 4, karena yang dua belum ada kejelasan. Termasuk Jambi saya rasa sudah full (100 persen) juga,” bebernya.

Dengan kondisi saat ini, Yandri mengaku optimisi jika Zulhas nanti akan kembali jadi Ketum PAN untuk periode kedua (2020-2025), dalam kongres PAN ke V.

“Target suara, insya Allah kita bisa maksimal jika dibanding kongres PAN di Bali, dimana hanya selisi 6 suara dengan bang Hatta. Tapi insya allah (menang telak) kelihatan dari peta dukungan yang ada, mukai dari Aceh hingga Papua itu, bisa mayoritas lebih dibanding kongres sebelumnya,” papar Yandri, seraya total jumlah suara nantinya sekitar 560 suara.

Ditambahkannya, pihaknya akan terus melakukan konsolidasi ke jajaran pengurus se Indonesia, sebelum kongres PAN dilaksanakan, mulai dari Indonesia Timur, Sulawesi, Kalimantan, Bali, DKI, Jabar, Jateng, Jatim, Aceh, Sumbar dan Jambi.

“Daerah lainnya juga akan kita lakukan konsolidasi,” jelasnya. Sejauh ini sudah ada beberapa kandidat calon Ketua Umum PAN, mereka adalah mantan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur, dan putra tertua politikus senior Amien Rais, Hanafi Rais, Wali Kota Bogor Bima Arya, dan Drajat Wibowo. Munculnya kandidat ini dinilai menjadi angin segar di tengah iklim demokrasi partai politik yang sarat dengan aklamasi.

Meski Hanafi didukung Amin Rais, Yandri menilai hal itu tidak masalah, dan pihaknya menghormati pilihan salah satu pendiri PAN tersebut.

“Tapi ingat, kata Bang Zul, ini bukan antara Bang Zul melawan Pak Amin, atau bertarung dengan Pak Amin. Tapi kita dalam rangka kongres ke V ini, yang dihadapi para kandidat yang ada. Jika kader PAN atau Pak Amin mau mendukung ke satu- satu pihak, kita hormati dan kita tidak pernah mengusik keberadaan Pak Amin dipartai dan memang tidak bisa diusik, karena beliau pendiri yang harus dihormati. Salah jika kita ingin menghilangkan pengaruh Bapak Amin, itu tidak mungkin,” tandasnya.

Dilanjutkan Yandri, Bang Zulhas memiliki program kerja kedepan mulai konsolidasi hingga pengkaderan.

“Selain itu masalah persiapan struktur yang hingga ke tingkat bawah itu sangat penting, karena kalau tidak ada struktur susahlah,” pungkasnya. JAN

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here